01 June 2026

Get In Touch

Upacara HUT Surabaya ke-733, Armuji Gantikan Posisi Eri Cahyadi yang Beribadah Haji

Plh Wali Kota Armuji memimpin upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5/2026) (Foto: Kominfo Surabaya)
Plh Wali Kota Armuji memimpin upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5/2026) (Foto: Kominfo Surabaya)

SURABAYA (Lentera) -Pemerintah Kota Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 dengan penuh khidmat di Taman Surya Balai Kota, Minggu (31/5/2026).

Mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat”, momen ini menjadi bukti nyata capaian gemilang Kota Pahlawan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur.

Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji selaku Plh Wali Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Armuji menekankan bahwa kemajuan Surabaya adalah hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar hasil kerja individu.

Armuji menjadi pimpinan upacara untuk menggantikan posisi Eri Cahyadi yang saat ini tengah menjalani ibadaj haji ke Tanah Suci.

Dibertikan sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pelayanan publik di Kota Pahlawan tetap berjalan maksimal meski dirinya menunaikan ibadah haji.

Menjelang keberangkatannya, ia memberikan sejumlah perhatian khusus kepada para kepala dinas, mulai dari percepatan penanganan aduan warga hingga penguatan program pelayanan berbasis lingkungan.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah satu RW satu tenaga kesehatan (nakes). Wali Kota Eri meminta program tersebut benar-benar berjalan optimal saat dirinya kembali dari Tanah Suci nanti.

“Selama saya menjalankan ibadah haji, keluhan masyarakat harus tetap ditangani dengan cepat, maksimal 1x24 jam. Selain itu, program satu RW satu nakes juga harus sudah berjalan optimal ketika saya kembali,” kata Wali Kota Eri, mengutip laman resmi pemerintah kota Surabaya Selasa (19/5/2026).

Tak hanya itu, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya yang juga ditinggal berhaji akan diisi sementara oleh Asisten II Pemkot Surabaya Syamsul Hariadi.

Eri mengatakan, dirinya akan menjalankan ibadah haji khusus bersama sang istri selama sekitar dua pekan. Sementara Sekda Lilik Arijanto berangkat ke Arab Saudi pada waktu berbeda.

Meski ditinggal dua pejabat penting, Eri memastikan roda pemerintahan di lingkungan Pemkot Surabaya tetap berjalan normal. Bahkan, momentum ini sekaligus menjadi ajang menguji sistem birokrasi yang selama ini dibangun.

"Pemerintahan terus berjalan. Ini sambil ngetes ketika saya tinggal dua minggu, apakah pemerintahan, sistem yang sudah saya bentuk, keluhan 1x24 jam jalan atau tidak," tegasnya.

Eri juga ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan cepat tanpa bergantung pada sosok wali kota semata. Menurutnya, kekuatan utama pemerintahan terletak pada sistem birokrasi dan kolaborasi dengan masyarakat.

"Surabaya tergantung dari birokrasinya yang cepat, sistem tepat dan kerja sama dengan masyarakat. Itu harus saya buktikan," ujarnya.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, Eri mengaku telah mengumpulkan jajaran perangkat daerah untuk memastikan seluruh pelayanan publik tetap berjalan optimal selama dirinya menunaikan ibadah haji.

"Makanya sebelum saya berangkat haji harus kemarin saya kumpulkan teman-teman ini harus berjalan. Karena birokrasi adalah penentu keberhasilan sebuah pemerintahan," pungkasnya.

Editor: Arifin BH

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.