01 June 2026

Get In Touch

Balon Udara Digantungi Petasan Meledak di Gandusari Blitar, Satu Orang Tewas dan Dua Terluka

Anggota Polsek Gandusari dan Polres Blitar di lokasi ledakan balon udara dengan muatan petasan di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Rabu (27/5/2026).
Anggota Polsek Gandusari dan Polres Blitar di lokasi ledakan balon udara dengan muatan petasan di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Rabu (27/5/2026).

BLITAR (Lentera) - Seorang warga Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar berinisial, I (23) meninggal dunia, setelah terkena ledakan patasan yang di gantung pada balon udara.

Disampaikan Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Saiful Muhaeni kejadian ini bermula ketika saat warga sedang melaksanakan salat Iduladha, korban I bersama enam anak-anak lainnya, sekitar pukul 06.30 WIB akan menerbangkan balon udara di area persawahan di Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

"Balon udara yang akan diterbangkan tersebut, digantungi petasan," ujar Muhaeni dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Selanjutnya, saat korban, I sedang memegang petasan tiba tiba meledak dan mengakibatkan luka terhadap korban.  

"Warga kemudian melaporkan Kejadian tersebut ke pihak Polsek Gandusari, ditindaklanjuti petugas gabungan SPKT dan Inavis Polres Blitar datang ke lokasi," jelasnya.

Diungkapkannya, dari enam orang yang ada di lokasi, tiga diantaranya menderita luka akibat ledakan petasan tersebut. Korban pertama, I mengalami tangan kanan putus sampai siku, wajah hingga perut luka bakar parah.

"Kondisi tidak sadarkan diri dan kritis, kemudian dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi tapi akhirnya meninggal dunia," katanya.

Korban kedua, ADR (11) alamat Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari mengalami luka lecet pada Jari tangan kiri dan dagu. Serta korban ketiga, D (12)juga warga Dusun Tekik menderit luka lecet pada jari tangan kiri dan wajah.

"Kedua korban luka dalam kondisi sadar, serta sudah mendapat perawatan medis," ungkap Ipda Muhaeni.

Ditambahkannya, saat ini petugas gabungan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Pendalama terkait kejadian tersebut, dengan melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi saksi," imbuhnya.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.