27 May 2026

Get In Touch

PT Danantara Sumberdaya Indonesia Bakal Rekrut Tenaga Ahli Asing

Kantor Danantara berlogo Danantara Indonesia Sovereign Fund dengan lambang huruf D yang didalamnya terdapat gambar kepala burung berkelir merah putih. Danantara resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (24/2/2025) -Kompas
Kantor Danantara berlogo Danantara Indonesia Sovereign Fund dengan lambang huruf D yang didalamnya terdapat gambar kepala burung berkelir merah putih. Danantara resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (24/2/2025) -Kompas

JAKARTA (Lentera) -PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bakal merekrut ahli perdagangan komoditas dari luar negeri alias asing untuk mengisi posisi di perusahaan. Langkah ini untuk memperkuat bisnis perdagangan komoditas nasional.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, rekrutmen sumber daya manusia (SDM) profesional untuk mengisi PT DSI terbuka dari dalam negeri maupun luar negeri.

Danantara pun membidik para trader global untuk bergabung dengan PT DSI, mengingat komoditas yang diperdagangkan cukup strategis dan kompleks.

"Jadi dari sisi sumber daya manusia, recruitment kami juga global. Bukan hanya di Indonesia, semuanya global," ujar Pandu dalam diskusi Economic Insight Series 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap awal PT DSI akan mengelola ekspor tiga komoditas, yakni batu bara, minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO), dan paduan besi (ferro alloy). 

Menurut Pandu, kebutuhan trader di setiap sektor bersifat sangat spesifik. Pada sektor batu bara, saat ini jumlah trader di tingkat global masih terbatas hanya sekitar 2.000 orang.

PT DSI pun ingin trader yang berpengalaman tersebut bergabung ke perusahaan.

"Sama juga dengan CPO, sebagian besar juga banyak di dalam dan juga di luar negeri. Kita harus recruit global talent," kata dia.

Selain trader komoditas, PT DSI juga akan mencari tenaga ahli di bidang trade financing atau pembiayaan perdagangan komoditas, yang menurut Pandu masih didominasi tenaga profesional dari luar negeri.

"Untuk trade financing specifically, most of the talent tuh tidak banyak di Indonesia, banyakan di luar negeri. Ini juga kita harus bisa recruit to transfer knowledge of doing financing yang menyangkut komoditas," ungkapnya.

Meski begitu, Pandu memastikan, PT DSI tetap membuka peluang rekrutmen SDM dari dalam negeri, khususnya dari BUMN lain. Langkah ini sekaligus memperkuat transfer pengetahuan di bidang perdagangan komoditas, terutama terkait trade financing.

"Tentu nanti akan ada juga dari BUMN yang akan kita coba recruit, juga human capital yang sudah ada itu untuk bisa belajar bareng," pungkas Pandu (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.