05 June 2026

Get In Touch

Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik UWKS di Desa Tlogoagung Wujudkan Warga Produktif dan Adaptif

Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik UWKS di Desa Tlogoagung Wujudkan Warga Produktif dan Adaptif

LAMONGAN (Lentera) – Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mengusung tema “Mengabdi Melalui Edukasi, Bergerak Produktif, dan Berdaya Adaptif” diselenggarakan di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Tema kegiatan ini diangkat sebagai respons terhadap dinamika zaman yang menuntut masyarakat desa tidak hanya mampu menerima edukasi, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari guna meningkatkan produktivitas serta kemampuan adaptasi di berbagai sektor.

Dekan Fakultas Teknik UWKS, Dr. Ir. Anang Kukuh Adisusilo, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan pengabdian ini adalah komitmen kami di Fakultas Teknik untuk turun langsung dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Kami berharap edukasi yang dibawa oleh tim dosen dan mahasiswa dapat diadaptasi oleh warga Desa Tlogoagung sehingga mendorong produktivitas desa secara berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan difokuskan pada pemaparan materi aplikatif serta penyerahan karya inovasi terapan yang dirancang untuk mendukung sektor ekonomi dan infrastruktur masyarakat desa. Kegiatan ini juga menjadi istimewa karena melibatkan kolaborasi lintas program studi di Fakultas Teknik UWKS.

Program Studi Teknik Sipil memberikan pemaparan terkait pengelolaan sumber daya air dan sistem irigasi. Materi difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan embung desa agar dapat mendukung kebutuhan pengairan pertanian sekaligus ketersediaan air bersih secara berkelanjutan.

Sementara itu, Program Studi Informatika menyerahkan inovasi berupa website e-commerce bernama SENO (Seneng Belonjo) sekaligus memberikan pelatihan penggunaannya. Platform ini dirancang untuk membantu pemasaran produk olahan lokal desa, seperti olahan nangka dan pisang, agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Adapun Program Studi Teknologi Industri Pertanian memberikan pelatihan pembuatan bumbu tabur fungsional, termasuk varian rasa daging panggang. Inovasi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian menjadi produk usaha mikro yang sehat, mandiri, dan kompetitif.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Kepala Desa Tlogoagung, Edi Anto, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh tim Fakultas Teknik UWKS.

“Kami mewakili seluruh warga Desa Tlogoagung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan ilmu yang dibagikan. Edukasi tata kelola air, platform website, hingga pelatihan produksi pangan ini sangat relevan dengan kebutuhan warga kami. Dampaknya langsung terasa, dan kami optimis masyarakat desa bisa menjadi lebih produktif dan adaptif,” tuturnya.

Ke depan, diharapkan sinergi antara Fakultas Teknik UWKS dan masyarakat Desa Tlogoagung dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dalam bentuk program pendampingan dan pengembangan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

Editor:Widyawati/rls

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.