26 May 2026

Get In Touch

ITS Jadi Satu-satunya Kampus Indonesia di Pameran Pendidikan Internasional Rusia

ITS menjadi satu-satunya kampus Indonesia yang berpartisipasi dalam Pameran Pendidikan di HSE University, Saint Petersburg, Rusia.
ITS menjadi satu-satunya kampus Indonesia yang berpartisipasi dalam Pameran Pendidikan di HSE University, Saint Petersburg, Rusia.

SURABAYA (Lentera) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali memperluas kiprah internasionalnya dengan menjadi satu-satunya perguruan tinggi asal Indonesia yang tampil dalam International Partnership Week (IPW) 2026 di Saint Petersburg, Rusia. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari langkah strategis ITS dalam memperkuat branding global menuju kampus berkelas dunia.

Direktur Kemitraan Global ITS, Unggul Wasiwitono, menilai partisipasi ITS dalam forum internasional ini membuka peluang besar untuk memperluas kolaborasi global. "Kehadiran banyak perwakilan kampus dunia dalam satu forum menjadi momentum strategis bagi ITS untuk menjalin kemitraan baru, tidak hanya dengan HSE tetapi juga universitas lain dari berbagai negara," ucapnya, Kamis (21/5/2026).

Ajang yang diselenggarakan oleh Higher School of Economics (HSE) Rusia tersebut berlangsung selama empat hari hingga Jumat (22/5/2026), dan diikuti berbagai perguruan tinggi dari sejumlah negara. Selain mengikuti pameran pendidikan internasional, beberapa dosen ITS juga mendapat kesempatan menjadi dosen tamu di salah satu kampus terbaik di Rusia tersebut.

Unggul menjelaskan keterlibatan ITS di HSE International Partnership Week 2026 merupakan hasil dari proses panjang yang telah dibangun secara berkelanjutan sejak beberapa tahun terakhir.

Pada 2024, ITS mulai aktif berpartisipasi dalam kegiatan internasional HSE, lalu berlanjut pada 2025 dengan menjadi co-host lomba poster Art of Reframe melalui kolaborasi Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS bersama HSE.

Sebagai satu-satunya kampus Indonesia yang hadir, ITS juga menarik perhatian mahasiswa internasional, khususnya terkait program pertukaran pelajar, mobility program, hingga aktivitas budaya Indonesia. Berbagai dialog yang berlangsung selama kegiatan diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi kedua institusi di masa mendatang.

Dalam sesi Meet and Greet, para peserta dari berbagai negara dibagi ke dalam kelompok diskusi interaktif yang melibatkan pimpinan kampus dan dosen.

"Selain memperkenalkan institusi masing-masing, peserta juga saling berbagi cerita mengenai budaya dan karakteristik negara asal sehingga menciptakan suasana kolaboratif yang lebih akrab," jelasnya.

Partisipasi ITS dalam forum internasional tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan.

Reporter: Amanah/Editor: Santi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.