19 May 2026

Get In Touch

Polda Papua Sebut 874 Orang Mengungsi, Akibat Konflik di Wamena

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito. (foto:ist/Ant)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito. (foto:ist/Ant)

JAYAPURA (Lentera) - Data Polda Papua menyebutkan, bahwa sebanyak 874 orang mengungsi akibat konflik antar warga yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan bahwa ratusan warga mengungsi di sejumlah lokasi antara lain Mapolresta, Kodim Jayawijaya, dan gereja.

"Berbagai upaya saat ini terus dilakukan agar konflik tidak makin meluas dan menimbulkan korban jiwa," kata Kombes Cahyo di Jayapura, Senin (18/5/2026) mengutip Antara, Selasa (19/5/2026).

Dia menjelaskan, meskipun ratusan warga masih mengungsi, namun Polda Papua bersama instansi lainnya berupaya untuk menghimbau agar warga yang tidak terdampak agar kembali ke kampung masing-masing. 

Selain itu, dia meminta, semua pihak dapat menahan diri agar konflik tidak semakin meluas.

"Warga juga di minta tidak mudah terpengaruh isu dan menahan diri sehingga situasi keamanan kembali kondusif," ujar Cahyo.

Saat ini, lanjutnya, Polda Papua masih fokus menangani pertikaian, agar tidak meluas. Karena itu menurut Cahyo, saat ini satu satuan setingkat kompi (SSK) dari Brimob Polda Papua ditempatkan di tujuh titik daerah untuk mencegah pertikaian kelompok masyarakat.

Diketahui, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk memastikan kondisi keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, berangsur kondusif sehingga aktivitas masyarakat dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal.

“Intinya hari ini kita katakan Kota Wamena sudah aman, masyarakat bisa melakukan aktivitasnya seperti biasa,” kata Ribka dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Pernyataan Wamendagri tersebut disampaikan, seusai memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya.

Ribka mengatakan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda) terus melakukan fasilitasi penanganan konflik sosial yang sebelumnya terjadi di Wamena.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.