SURABAYA (Lentera) - Persaingan perguruan tinggi swasta di Surabaya Raya semakin dinamis. Di tengah ketatnya perebutan calon mahasiswa, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya tampil sebagai kampus swasta dengan rerata jumlah mahasiswa baru tertinggi dibanding kampus swasta lain di kawasan Surabaya dan sekitarnya.
Rektor UNTAG Surabaya, Harjo Seputro menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada UNTAG Surabaya.
"Terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap Untag Surabaya. Kami terus berbenah meningkatkan kualitas, meningkatkan aksesibilitas, serta memperluas manfaat menuju World Class University," ujarnya, Senin (18/5/2026).
Berdasarkan data yang dirilis akun media sosial @kampus_swasta pada Sabtu (16/5/2026), UNTAG Surabaya mencatat rerata mahasiswa baru mencapai 2.856 orang per tahun. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara sejumlah perguruan tinggi swasta ternama di Surabaya Raya.
Selain unggul dalam penerimaan mahasiswa baru, UNTAG Surabaya juga mencatat rerata jumlah lulusan sebanyak 1.569 orang per tahun. Capaian itu menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kampus yang dikenal dengan julukan Kampus Merah Putih tersebut.
Dalam data tersebut juga memperlihatkan peta kekuatan kampus swasta lain di Surabaya Raya. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menjadi kampus dengan rerata jumlah lulusan tertinggi, yakni mencapai 4.049 lulusan per tahun dengan rerata mahasiswa baru sebanyak 1.240 mahasiswa.
Sementara Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mencatat rerata 2.992 lulusan dan 1.377 mahasiswa baru. Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) memiliki rerata 2.896 lulusan dan 1.347 mahasiswa baru.
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) juga menunjukkan performa kuat dengan rerata 2.781 lulusan dan 1.554 mahasiswa baru. Adapun Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) mencatat rerata 2.039 lulusan dan 1.521 mahasiswa baru setiap tahunnya.
Di sisi lain, Universitas Surabaya (Ubaya) memiliki rerata 1.924 lulusan dengan 889 mahasiswa baru. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mencatat 523 lulusan dan 1.907 mahasiswa baru, sedangkan Universitas Kristen Petra (UK Petra) memiliki rerata 506 lulusan dan 1.306 mahasiswa baru.
Tingginya angka mahasiswa baru di sejumlah kampus swasta tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi swasta di Surabaya Raya masih menjadi pilihan utama masyarakat. Selain reputasi akademik, faktor fasilitas, ragam program studi, jejaring industri, hingga peluang kerja lulusan menjadi pertimbangan utama calon mahasiswa.
Dengan kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat, kampus-kampus swasta di Surabaya diperkirakan akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran, inovasi akademik, dan kolaborasi industri guna mempertahankan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Reporter: Amanah/Editor: Santi





.jpg)
