21 May 2026

Get In Touch

Tidak Hadiri Peresmian KMP, Wali Kota Medan Mengaku Berada di Luar Negeri untuk Berobat

Wali Kota Medan, Rico Waas. (foto:ist/dok.CNN Indonesia)
Wali Kota Medan, Rico Waas. (foto:ist/dok.CNN Indonesia)

MEDAN (Lentera) - Keberadaan Wali Kota Medan, Rico Waas terungkap sedang berada di luar negeri, setelah menjadi sorotan karena tidak hadir pada peresmian nasional 1.061 Koperasi Merah Putih (KMP) secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026). 

Rico mengaku sedang berada di luar negeri, untuk menjalani pengobatan. Menurutnya, agenda tersebut telah direncanakan sejak jauh hari dan dilakukan bertepatan dengan masa libur.

"Benar bahwa saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, tapi waktunya tidak dapat," kata Rico Waas dalam keterangan tertulisnya mengutip CNN Indonesia, Minggu (17/5/2026).

Rico menegaskan, keberangkatannya telah dilaporkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Menurutnya, komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara belum berjalan optimal, sehingga laporan perjalanan tersebut langsung disampaikan ke Pemerintah Pusat.

"Kebetulan ini ada waktu libur, makanya saya berangkat dan sudah lapor kepada Mendagri untuk agenda tersebut," ujarnya.

Rico juga membantah, adanya penggunaan anggaran pemerintah dalam perjalanan tersebut. Ia memastikan, seluruh biaya pengobatan dan perjalanan ditanggung secara pribadi.

"Ya, saya tidak menggunakan APBD dalam perjalanan ini, dan murni menggunakan dana pribadi," tegas Rico.

Lebih lanjut, Rico menjelaskan, keberangkatannya ke luar negeri bukan hanya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, tetapi juga untuk mengambil obat-obatan yang sebelumnya rutin dikonsumsinya dan kini telah habis.

"Jadi, saya berangkat ke luar negeri khusus untuk berobat sekaligus mengambil obat yang sudah habis saya konsumsi. Saya mohon maaf dalam hal ini," ujarnya.

Meski tengah menjalani pengobatan, Rico menegaskan, roda pemerintahan di Medan tetap berjalan normal. Ia mengaku terus memantau perkembangan kota dan berkoordinasi dengan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

"Selama berobat setiap waktu saya juga memonitor Kota Medan, dan meminta kepada para pimpinan OPD terus berkomunikasi dan berkoordinasi terkait perkembangan Kota Medan yang kita cintai bersama," ujarnya.

Rico juga menekankan, Pemerintah Kota Medan tetap berkomitmen mendukung seluruh program strategis nasional dan menjaga sinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

"Kami menyadari bahwa dibutuhkan sinergitas dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk menyejahterakan masyarakat kita," katanya.

Sebelumnya, Rico Waas tidak hadir dalam peresmian nasional operasional 1.061 Koperasi Merah Putih secara virtual yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026) sehingga menuai sorotan.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution mengatakan awalnya Rico Waas menyampaikan hanya melakukan perjalanan ke luar kota. Namun, setelah dilakukan pengecekan, diketahui perjalanan tersebut justru ke luar negeri.

"Katanya keluar kota, tapi dicek keluar negeri," kata Bobby Nasution usai mengikuti peresmian nasional operasional 1.061 Koperasi Merah Putih secara virtual yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).

Bobby menegaskan, Presiden Prabowo sebelumnya telah mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak bepergian ke luar negeri tanpa izin, termasuk untuk kepentingan pribadi maupun liburan.

"Bapak Presiden sudah sampaikan, tidak boleh. Keluar negeri tanpa izin, walaupun liburan, tidak boleh," tegas Bobby.

Ia menilai, aturan tersebut harus dipatuhi seluruh kepala daerah sebagai bagian dari disiplin pemerintahan dan bentuk tanggung jawab terhadap jabatan yang diemban. Karena itu, Bobby mengaku, akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

"Nanti akan kita koordinasikan dengan Kemendagri," ujarnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.