19 May 2026

Get In Touch

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, KAI Daop 7 Madiun: Stasiun Blitar Layani 6.465 Penumpang

Penumpang di Stasiun Blitar wilayah KAI Daop 7 Madiun, Minggu (17/5/2026).
Penumpang di Stasiun Blitar wilayah KAI Daop 7 Madiun, Minggu (17/5/2026).

BLITAR (Lentera) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat pertumbuhan volume penumpang yang signifikan, selama periode libur panjang (long weekend) Kenaikan Yesus Kristus, 13–17 Mei 2026. 

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan keberhasilan ini didukung oleh komitmen kuat KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan, ketepatan waktu (On-Time Performance), serta kemudahan layanan berbasis digital.

"Stasiun Blitar menjadi salah satu titik dengan jumlah okupansi penumpang cukup tinggi dari 13 stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, yang melayani naik turun penumpang, yaitu dengan total melayani 6.465 penumpang terdiri dari 2.854 penumpang berangkat dan 3.611 turun atau tiba. Angka ini masih dinamis, hingga keberangkatan dan kedatangan KA tengah malam nanti," tutur Tohari, Minggu (17/5/2026). 

Lebih lanjut dijelaskannya, secara keseluruhan di seluruh wilayah Daop 7 Madiun, total penumpang yang terlayani selama libur long weekend ini mencapai 74.502 pelanggan. 

"Angka tersebut terbagi atas 35.654 penumpang yang berangkat dan 38.848 penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun," jelasnya.

Tren positif keberangkatan terlihat dari adanya kenaikan sebesar 18,5 persen, dibandingkan periode yang sama, pada minggu sebelumnya (6–10 Mei 2026) yang melayani sebanyak 30.089 pelanggan.

Tohari menegaskan, di tengah lonjakan volume penumpang, aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api (Perka) tetap menjadi prioritas utama.

"Kami memastikan keandalan sarana dan prasarana melalui inspeksi rutin secara berkala, pengawasan ekstra di titik-titik rawan, serta kesiagaan personel keamanan di stasiun maupun di atas KA berkolaborasi dengan TNI/Polri. Melalui komitmen 'Zero Accident', KAI Daop 7 berupaya memastikan seluruh perjalanan KA berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu," tegasnya.

Guna meningkatkan kenyamanan dan mengurai antrean di area stasiun selama masa liburan, KAI Daop 7 Madiun terus memaksimalkan implementasi teknologi terkini. 

Sistem Face Recognition Boarding Gate yang telah terpasang di Stasiun Madiun, mempermudah proses pemeriksaan tiket pelanggan hanya dalam hitungan detik tanpa perlu menunjukkan fisik KTP atau tiket cetak.

Selain itu, integrasi aplikasi Access by KAI memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pemesanan tiket, perubahan jadwal, hingga pemesanan layanan kuliner di atas kereta (RailFood). 

"Di area stasiun, fasilitas pendukung seperti ruang tunggu yang nyaman, area bermain anak, air minum gratis (Water Station), serta kebersihan fasilitas toilet dan musala terus dijaga sesuai standar hospitality KAI yang tinggi," terangnya.

Menutup keterangan, Tohari menambahkan, apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas loyalitas para pengguna jasa transportasi kereta api.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus memercayakan perjalanannya kepada KAI. Peningkatan volume penumpang sebesar 18,5 persen ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan konsisten menjaga keselamatan demi mewujudkan konektivitas transportasi massal yang aman dan berkesan," imbuh Tohari.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.