SURABAYA ( LENTERA ) - Sunscreen sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit banyak orang. Namun, cara memakainya setiap hari belum tntu mmberikan perlindungan yang optimal jika cara pengaplikasiannya kurang tepat.
Sunscreen perlu diaplikasikan secara benar agar benar-benar melindungi dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Yuk simak penjelasannya berikut ini!
Mengaplikasikan sunscreen setelah keluar rumah
Banyak orang baru menggunakan sunscreen saat sudah berada di bawah sinar matahari. Padahal, kebiasaan ini membuat kulit terlanjur terpapar sinar UV sebelum perlindungan bekerja secara maksimal. Sunscreen dengan filter organik memerlukan waktu untuk meresap ke lapisan permukaan kulit agar dapat memberikan perlindungan secara optimal. Karena itu, disarankan untuk mengaplikasikan sunscreen sekitar 15–30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan atau sebelum terpapar sinar matahari.
Penggunaan sunscreen sejak masih di rumah juga membantu memastikan seluruh area kulit terlindungi dengan baik, termasuk bagian yang kerap terlewat seperti telinga, leher, dan kelopak mata.
Memakai sunscreen terlalu sedikit
Salah satu kesalahan yang paling umum adalah menggunakan sunscreen dalam jumlah yang tidak mencukupi. Sebagian besar orang hanya mengaplikasikan sekitar seperempat hingga setengah dari jumlah yang sebenarnya direkomendasikan.
Orang dewasa yang ingin melindungi seluruh tubuh disarankan menggunakan sunscreen sekitar 6 hingga 8 sendok teh. Jika jumlah yang digunakan kurang dari anjuran, efektivitas perlindungan terhadap kulit pun bisa menurun secara signifikan.
Melewatkan area kulit yang rentan
Saat terburu-buru, beberapa area tubuh sering kali tidak mendapat aplikasi sunscreen yang memadai. Area seperti telinga, leher, kelopak mata, dan bibir adalah bagian paling sering terlewat, padahal area-area ini sangat sensitive terhadap paparan sinar matahari.
Tidak mengulang aplikasi sunscreen
Banyak orang menganggap cukup menggunakan sunscreen sekali di pagi hari untuk melindungi kulit sepanjang hari. Padahal, efektivitasnya bisa menurun seiring waktu, terutama akibat keringat dan aktivitas di luar ruangan.
sunscreen sebaiknya digunakan ulang setiap dua jam, atau lebih cepat setelah berenang maupun berkeringat, meskipun produk yang dipakai berlabel tahan air. Air dapat mengurangi lapisan sunscreen di kulit, dan sensasi sejuk setelah terkena air sering membuat kita tidak sadar bahwa kulit sedang mengalami paparan sinar matahari.
Mengira hari mendung tidak membutuhkan sunscreen
Tidak sedikit yang melewatkan sunscreen ketika cuaca terasa sejuk atau langit tampak mendung. Padahal, awan tidak mengahalangi sinar UV secara keseluruhan. 80 persen sinar UV berbahaya tetap dapat menembus awan dan menyentuh kulit.
Sinar matahari tetap bisa membakar kulit meski tidak sedang berlibur ke pantai atau berada dibawah terik matahari langsung. Risiko ini berlaku sepanjang tahun, bukan hanya di musim panas. (Nabilla – mahasiswa UINSA, berkontribusi dalam tulisan ini)
Cara memilih SPF sunscreen yang tepat
1. Berdasarkan Kondisi Aktivitas
Pemilihan SPF ditentukan oleh seberapa intens dan lama kulit terpapar sinar matahari langsung:
Aktivitas Dalam Ruangan (Indoor): Gunakan SPF 30. Cocok untuk Anda yang bekerja di kantor atau hanya beraktivitas ringan yang jarang terkena sinar matahari terik. SPF 30 memblokir sekitar 97% sinar UVB.
Aktivitas Luar Ruangan (Outdoor): Gunakan SPF 50. Sangat direkomendasikan jika Anda akan berada di bawah matahari dalam waktu lama, seperti berolahraga, berenang, atau pergi ke pantai. SPF 50 memblokir sekitar 98% sinar UVB.
Paparan Sangat Ekstrem: Gunakan SPF 50 ke atas atau hingga SPF 100 jika Anda melakukan aktivitas seperti mendaki gunung atau berada di daerah salju dengan radiasi tinggi.
2. Berdasarkan Tipe dan Kondisi Kulit
Kandungan SPF seringkali mempengaruhi tekstur produk, sehingga perlu disesuaikan dengan jenis kulit Anda:
Kulit Berminyak & Berjerawat: Pilih SPF 30 karena biasanya memiliki tekstur gel yang lebih ringan, cepat meresap, dan tidak menyumbat pori-pori.
Kulit Kering: Pilih SPF 50 yang memiliki tekstur lebih kental atau creamy karena sering kali mengandung pelembap tambahan untuk menghidrasi kulit.
Kulit Sensitif & Ibu Hamil: Disarankan menggunakan Physical Sunscreen dengan SPF 50.
3. Tips Tambahan untuk Perlindungan Maksimal
Broad Spectrum & PA: Pastikan sunscreen memiliki label "Broad Spectrum" (melindungi dari UVA & UVB) dan nilai PA (minimal PA+++) untuk proteksi terhadap penuaan dini.
Jumlah Penggunaan: Gunakan sebanyak dua ruas jari untuk seluruh wajah dan leher.
Re-apply: Apapun nilai SPF-nya, Anda wajib mengoleskan ulang setiap 2–3 jam, terutama jika berkeringat atau setelah berenang. (*)




.jpg)
