15 April 2026

Get In Touch

UTBK 2026 Unair Diikuti 16.672 Peserta, Sediakan Fasilitas Inklusif dan Antisipasi Perjokian

Ilustrasi pelaksanaan UTBK di Unair. (Amanah/Lentera)
Ilustrasi pelaksanaan UTBK di Unair. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) – Universitas Airlangga (Unair) Srabaya bersiap menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026, dengan diikuti 16.672 peserta.

Pelaksanaan ujian tidak hanya difokuskan pada kelancaran teknis, tetapi juga pada penguatan integritas serta penyediaan fasilitas yang inklusif dan ramah peserta.

Ketua Pusat UTBK Unair 2026, Prof. Mochammad Amin Alamsjah mengatakan UTBK akan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026. Jumlah peserta tersebut mencapai 94,7 persen dari total kapasitas 17.600 kursi yang disediakan.

“UTBK akan dilaksanakan dalam 19 sesi yang tersebar di Kampus B dan Kampus C, mencakup 10 gedung dan 22 ruang Computer Based Test (CBT),” kata Prof. Amin, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, di Kampus B, lokasi ujian meliputi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, serta Fakultas Vokasi (Gedung A dan C). Sementara di Kampus C, ujian berlangsung di Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB), Gedung Nano, Gedung Nani, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Untuk mendukung kenyamanan peserta, pihaknya menyediakan ruang transit di seluruh lokasi ujian. Khusus peserta sesi pagi, panitia juga menyiapkan teh hangat dan roti sebagai sarapan ringan.

“Kami memahami banyak peserta harus datang sejak pagi dan belum sempat sarapan. Fasilitas ini diharapkan membantu mereka tetap fokus saat ujian,” jelas Prof. Amin.

Selain itu, Unair juga memastikan pelaksanaan UTBK yang inklusif dengan menyediakan fasilitas khusus bagi peserta disabilitas.

"Ada 22 peserta, terdiri dari 18 tuna rungu dan 4 tuna daksa, akan mengikuti ujian di Kampus C, tepatnya di Gedung Nano, dengan pendampingan khusus," tuturnya.

Sementara itu, Rektor Unair, Prof. Muhammad Madyan menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dalam penyelenggaraan UTBK. Ia meminta, seluruh panitia meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kecurangan terutama praktik perjokian.

“Kepercayaan masyarakat dan pemerintah harus kita jaga. Saya minta panitia waspada terhadap segala bentuk kecurangan, termasuk perjokian yang kini semakin canggih,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan, penyediaan fasilitas penunjang seperti tempat ibadah yang memadai di dekat lokasi ujian, mengingat peserta diwajibkan hadir sejak pukul 06.00 WIB.

“Mudah-mudahan seluruh rangkaian UTBK ini berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.