13 April 2026

Get In Touch

Diterjang Angin Kencang, 10 Rumah di Singosari Malang Rusak, Kerugian Capai Rp65 Juta

Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan asesmen pasca musibah angin kencang di wilayah Kecamatan Singosari, Sabtu (11/4/2026). (foto: Pusdalops BPBD Kab. Malang)
Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan asesmen pasca musibah angin kencang di wilayah Kecamatan Singosari, Sabtu (11/4/2026). (foto: Pusdalops BPBD Kab. Malang)

MALANG (Lentera) - Angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menyebabkan sedikitnya 10 rumah warga di Desa Tunjungtirto mengalami kerusakan pada Sabtu (11/4/2026) siang. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut juga mengakibatkan kerugian mencapai Rp65 juta.

"Angin bergerak dari arah selatan ke utara dengan intensitas cukup kuat, sehingga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, dalam laporan resminya, Sabtu (11/4/2026) malam. 

Dijelaskannya, berdasarkan laporan yang diterima dari Poslap Singosari, kejadian angin kencang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga sekitar pukul 15.05 WIB.

Sadono menyebut, wilayah terdampak berada di Dusun Purworejo dan beberapa titik lain di Desa Tunjungtirto. Data BPBD mencatat, 8 rumah warga mengalami kerusakan ringan.

Sementara itu, 2 rumah lainnya mengalami kerusakan sedang, yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Total ada 10 kepala keluarga terdampak. Syukurnya tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi," imbuhnya.

"Kami menerima laporan pada Sabtu (11/4/2026) pukul 16.18 WIB. Selanjutnya, pada pukul 16.36 WIB, tim melakukan koordinasi dengan unsur Muspika dan pemerintah desa setempat guna memastikan penanganan berjalan optimal," katanya.

Dari hasil pendataan sementara, total kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp65 juta. Kerugian tersebut sebagian besar berasal dari kerusakan struktur atap rumah warga.

Untuk penanganan darurat, BPBD telah menyalurkan sejumlah bantuan logistik kepada warga terdampak. Di antaranya berupa 6 terpal yang telah terpenuhi, serta kebutuhan lain seperti paket sembako, selimut, paket sandang, hingga perlengkapan kebersihan.

"Beberapa kebutuhan mendesak lainnya masih dalam proses pemenuhan, seperti paket sembako, family kit, dan bantuan khusus bagi lansia," jelas Sadono.

Sementara itu, kondisi terkini di lokasi dilaporkan mulai kondusif. Warga bersama perangkat desa melaksanakan kerja bakti pada Minggu (12/4/2026) pagi untuk membersihkan sisa-sisa kerusakan dan memperbaiki rumah yang terdampak.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Santi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.