03 April 2026

Get In Touch

Singapura Bentuk Komite Krisis, Hadapi Ancaman Kekurangan Energi Global

Warga sedang berjalan kaki di Singapura. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)
Warga sedang berjalan kaki di Singapura. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)

SINGAPURA (Lentera) - Singapura terancam kekurangan energi global, akibat konflik di Timur Tengah. Hingga membentuk Komite Krisis, sebagai langkah tanggap darurat.

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong menyatakan telah membentuk komite krisis untuk memperbarui rencana tanggap darurat di tengah gangguan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah.

"Untuk mengoordinasikan respons nasional, saya telah membentuk Komite Menteri Krisis Dalam Negeri. Tim tersebut telah mulai bekerja memperbarui rencana kontinjensi yang ada dan mengembangkan rencana baru mengingat situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Wong, Kamis (2/4/2026) mengutip Antara, Jumat (3/4/2026).

Wong menyebut, komite tersebut diketuai Menteri Koordinator Keamanan Nasional K Shanmugam, dan Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong bertindak sebagai penasihat.

Ia menambahkan, jika sumber energi dan jalur pasokan penting di Timur Tengah tetap terbatas dalam jangka panjang, konsekuensinya akan parah.

"Ini bukan hanya berarti harga lebih tinggi. Kita bisa menghadapi kekurangan energi global, yang mengganggu kehidupan sehari-hari dan aktivitas produksi serta menekan perekonomian secara global," kata Wong.

Seperti diketahui, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran membalas, dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi konflik di kawasan itu telah menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global.

Situasi tersebut juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di negara-negara Teluk serta mendorong kenaikan harga energi global.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.