03 April 2026

Get In Touch

Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung, Berpotensi Tsunami di Sulut dan Malut

Peta pemutakhiran Peringatan Dini Tsunami dari laman BMKG, Kamis (2/4/2026). (foto:ist/Ant/Tangkapan layar laman web BMKG.go.id)
Peta pemutakhiran Peringatan Dini Tsunami dari laman BMKG, Kamis (2/4/2026). (foto:ist/Ant/Tangkapan layar laman web BMKG.go.id)

TERNATE (Lentera) - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB atau 07.48 WIT, hingga BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Guncangan kuat dirasakan hingga ke Kota Ternate, Maluku Utara, yang membuat bangunan bergoyang dan warga berhamburan keluar rumah serta gedung untuk menyelamatkan diri.

Situasi di sejumlah titik di Ternate dilaporkan sempat panik, dengan masyarakat memilih berada di ruang terbuka. 

Hingga laporan awal diterima, belum ada informasi resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Basri Kamaruddin menyampaikan bahwa episenter gempa berada pada koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur. 

"Lokasi tersebut berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 62 kilometer," ujarnya mengutip RRI.co.id.

Menurut Basri, pusat gempa disebut berada di sekitar wilayah Pulau Mayau, Batang Dua. Berdasarkan pemodelan sementara, guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Maluku Utara.

BMKG melaporkan intensitas gempa yang dirasakan di Ternate mencapai skala V hingga VI Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala ini, getaran dapat dirasakan hampir semua orang dan berpotensi menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan.

"Sejumlah warga melaporkan kepanikan akibat guncangan yang berlangsung beberapa detik. Banyak di antaranya segera keluar rumah dan berkumpul di area terbuka guna menghindari risiko tertimpa bangunan," paparnya.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, termasuk Kota Ternate, Halmahera, Tidore, dan sebagian wilayah Sulawesi Utara. 

Masyarakat diminta tetap waspada namun tidak panik dalam menyikapi informasi yang berkembang. Pihak BMKG mengimbau warga untuk terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan dari instansi terkait seperti BPBD dan BNPB. 

Pemutakhiran informasi peringatan dini tsunami akan terus disampaikan sesuai perkembangan data di lapangan.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.