SURABAYA (Lentera) – DPRD Jawa Timur resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025, sebagai langkah awal untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama 2025.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Blegur Prijanggono mengatakan Pansus yang baru dibentuk akan segera menyusun struktur kepemimpinan sebelum menjalankan rangkaian rapat kerja.
Selanjutnya, Pansus akan menggelar rapat-rapat kerja dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengkaji capaian kinerja yang telah disampaikan gubernur.
"Tentunya Pansus adalah membentuk dulu Pimpinan Pansus dan kemudian running untuk rapat-rapat Pansus LKPJ. Tentunya mengundang OPD-OPD untuk dilihat kinerja yang sudah tadi disampaikan oleh Bu Gubernur," ungkap Blegur, Selasa (31/03/2026).
Politisi Golkar tersebut menilai, capaian kinerja Pemprov Jawa Timur secara umum sudah positif, khususnya pada indikator kinerja utama (IKU) seperti penurunan angka kemiskinan.
"Tetapi melihat capaian-capaian yang disampaikan Bu Gubernur, ya saya rasa capaiannya sudah bagus. Kita ini hanya berfokus kepada IKU (Indikator Kinerja Utama), berarti IKU kemiskinan sudah turun, ya kan," ucapnya.
"Artinya turun, tetapi tetap kita berharap meskipun IKU kemiskinan itu susah, tetapi kita harus berharap untuk diturunkan lebih lagi," lanjutnya.
Meski demikian, ia menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tetap menjadi perhatian dalam evaluasi Pansus.
"Karena hari ini fokus kepada untuk IKU sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan. Saya rasa kinerja-kinerja Pansus nanti akan optimal melihat kinerja Pemerintah Provinsi (Jawa Timur) pada tahun 2025," tegasnya.
Pansus LKPJ Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 dijadwalkan bekerja selama satu bulan, dengan hasil pembahasan disampaikan dalam pandangan akhir fraksi pada 13 Mei 2026.
"Usia Pansus ini satu bulan. Jadi 13 Mei (2026) sudah pandangan akhir fraksi," pungkasnya.
Reporter: Pradhita/Editor: Ais





.jpg)
