SEMARANG ( Lentera)-Seorang anak berusia 9 tahun, GL, meninggal dunia dalam sebuah ledakan di dalam rumah, di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dinihari.
Diduga ledakan ini dipicu saat GR tengah merakit petasan. Salah seorang warga, Imam (34), mengatakan ledakan hebat terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.
"Waktu kejadian kita sedang buat kreasi untuk malam takbir di Masjid, dilanjutkan makan bersama pemuda sini. Tiba tiba terdengar ledakan kenceng sekali, ada asap tebal, tapi gak ada apinya," kata Imam, lewat keterangannya, Jumat (20/3/2026).
Usai ledakan itu, warga segera menghubungi Bhabinkamtibmas dari Polsek Gayamsari. Tak lama, petugas Polsek Gayamsari datang, mengamankan lokasi dan memasang garis polisi.
Di lokasi, polisi lalu mengevakuasi GL yang meninggal dalam kondisi mengenaskan. Selain GL, ada dua orang lainnya, yakni RL (25) dan Rondiyah (50) yang mengalami luka lecet.
Paman korban, Taufik, mengatakan, dari keterangan yang didapat, keponakannya membeli obat mercon dari online.
"Beberapa hari lalu, beli obat mercon melalui COD online. Iya, belinya lewat online," ujar Taufik.
Saat ini, Taufik mengaku keluarga masih trauma pascakejadian.
"Saat ini masih trauma. Yang meninggal keponakan saya masih kelas 2 SD, yang luka ada 3 orang," lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Gayamsari, Kompol Yuna Ahadiyah, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang dan Brimob Polda Jawa Tengah, untuk melakukan penyelidikan.
"Saat ini kami telah mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan dari saksi saksi, memasang garis polisi, dan berkoordinasi dengan pimpinan untuk upaya penyelidikan selanjutnya," kata Kompol Yuna.
Editor: Widyawati





.jpg)
