20 March 2026

Get In Touch

Saat Prabowo Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M

Gubernur Kaltim saat naik mobil dinas Range Rover KT 1 viral di media sosial. (Tangkapan layar)
Gubernur Kaltim saat naik mobil dinas Range Rover KT 1 viral di media sosial. (Tangkapan layar)

JAKARTA (Lentera) - Presiden Prabowo Subianto bicara mengenai pembelian mobil dinas Gubernur yang mencapai Rp 8 miliar. Dia mengkritik penggunaan anggaran daerah yang belum benar-benar produktif dan tepat sasaran. 

Menurut Prabowo, anggaran daerah seharusnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setempat. Misalnya, untuk membangun jembatan desa dan lain-lain. Bukan malah untuk membeli barang-barang tak penting seperti mobil mewah kepala daerah.

"Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contoh tadi jembatan, jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan," ujar Prabowo dalam sesi tanya-jawab dengan jurnalis di Hambalang, Bogor, Kamis (19/3/2026).

"Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur? Tapi oke lah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair," tambahnya.

Dia heran, bagaimana bisa ada kepala daerah setingkat gubernur yang membelanjakan uang Rp 8 miliar hanya demi mobil dinas. Dia menganggap, nominal itu terlalu kemahalan.

"Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar," ungkapnya.

Sebagai perbandingan, Prabowo mengklaim, dia hanya menggunakan mobil lokal yang harganya 10 kali lipat lebih murah. Padahal, secara kedudukan, dia merupakan presiden atau pemimpin negara.

"Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya 700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada anti peluru, mungkin jadi 1 miliar. Tapi tidak sampai 8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi," tegasnya.

Presiden juga menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab kepala daerah dalam mengelola anggaran publik, terutama agar benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.

"Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta," kata Prabowo.

Editor:Widyawati/kum






 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.