16 March 2026

Get In Touch

Jelang Muscab 2026, PKB Jombang Buka Gerbang Gen Z Duduki Posisi Strategis

Ketua Panitia Muscab PKB 2026 Mochammad Fauzan (pegang mic) saat menggelar konferensi pers di Graha Gus Dur, Kantor DPC PKB Jombang, Minggu (15/3/2026).(Sutono Abdillah)
Ketua Panitia Muscab PKB 2026 Mochammad Fauzan (pegang mic) saat menggelar konferensi pers di Graha Gus Dur, Kantor DPC PKB Jombang, Minggu (15/3/2026).(Sutono Abdillah)

JOMBANG (Lentera) - Jelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) 2026, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya sebagai partai yang terbuka bagi semua kalangan.

PKB juga berkomitmen, untuk membuka gerbang seluas-luasnya bagi Gen Z untuk menduduki posisi strategis.

Komitmen ini disampaikan Ketua Panitia Muscab PKB 2026, Mochammad Fauzan saat menggelar konferensi pers di Graha Gus Dur, Kantor DPC PKB Jombang, Minggu (15/3/2026). Muscab PKB Jombang 2026 sendiri, rencananya akan digelar usai Idul Fitri.

Fauzan hadir didampingi jajaran pimpinan badan partai yang didominasi tokoh muda, dari Garda Bangsa, Gemasaba, dan Perempuan Bangsa PKB.

"Kami tidak ingin Gen Z hanya menjadi pemanis di pinggiran. Hasil kesepakatan kami dengan badan-badan partai, kami akan mendorong anak-anak muda ini masuk ke ring utama kepengurusan DPC. Ide segar mereka sangat dibutuhkan agar partai tetap relevan dengan tantangan zaman," tegas Fauzan.

Salah satu poin utama dalam konferensi pers ini adalah penegasan PKB sebagai partai yang inklusif. Fauzan menyampaikan PKB Jombang membuka diri bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

"PKB partai yang terbuka, bukan hanya untuk kalangan Islam saja. Kami mengundang siapa pun yang memiliki visi membangun Jombang untuk bergabung. Kami ingin menghapus sekat eksklusivitas agar kebijakan partai benar-benar mencerminkan kepentingan seluruh warga Jombang," ujar Fauzan.

Gen Z di Ring Utama Kepengurusan

Dikatakan, kehadiran badan-badan partai seperti Garda Bangsa, Gemasaba, dan Perempuan Bangsa dalam konferensi pers ini menjadi simbol kesiapan PKB Jombang melakukan regenerasi total.

PKB berkomitmen membuka gerbang seluas-luasnya bagi Gen Z untuk menduduki posisi strategis.

"Kami tidak ingin Gen Z hanya menjadi pemanis di pinggiran. Hasil kesepakatan kami dengan badan-badan partai, kami akan mendorong anak-anak muda ini masuk ke ring utama kepengurusan DPC. Ide segar mereka sangat dibutuhkan agar partai tetap relevan dengan tantangan zaman," tegas Fauzan.

Gerakan 'Green Party' dan Taubat Ekologis

Kemudian, sambung Fauzan, sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian bumi, PKB Jombang secara resmi mengusung konsep Green Party dalam pelaksanaan Muscab nanti.

Konsep Taubat Ekologis akan diterapkan secara teknis, di antaranya kesatu, Zero Plastic Waste: Larangan penggunaan botol minum plastik sekali pakai di seluruh area Muscab.

Kedua, Local Sourcing, konsumsi peserta akan menggunakan bahan pangan lokal nonkemasan plastik untuk meminimalisir limbah.

"PKB Jombang ingin mempelopori politik hijau. Muscab tanpa plastik adalah pesan kuat bagi kader dan masyarakat bahwa kepedulian pada lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab politik kami," tambah anggota Fraksi PKB DPRD Jombang ini.

Menutup konferensi pers, panitia optimistis konsolidasi yang sudah dilakukan hingga tingkat akar rumput akan berbuah manis pada Muscab mendatang. Mengenai waktu pasti, Fauzan memberikan keterangan singkat.

"Pelaksanaan Muscab akan diselenggarakan setelah Hari Raya. Tentang detail pelaksanaannya, tunggu informasi selanjutnya," pungkasnya.

 

Reporter: Sutono Abdillah/Editor: Ais

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.