14 March 2026

Get In Touch

DPRD Jatim Minta Tenaga Medis Disiagakan di Jalur Mudik Lebaran

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto.

SURABAYA (Lentera) – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto, meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyiagakan dokter dan perawat di berbagai titik strategis selama arus mudik Lebaran.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Timur.

Hari menjelaskan, setiap musim mudik Lebaran selalu diiringi meningkatnya mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan kesehatan, mulai dari kelelahan, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi medis darurat lainnya.

Karena itu, Dinas Kesehatan diminta memastikan kesiapan tenaga medis di posko-posko pelayanan kesehatan, khususnya di jalur utama mudik, terminal, stasiun, pelabuhan, serta rest area.

“Kami meminta Dinas Kesehatan menyiapkan dokter dan perawat yang siaga selama arus mudik dan balik Lebaran. Ini penting agar masyarakat yang melakukan perjalanan jauh tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat,” ungkapnya, Sabtu (14/03/2026).

Menurut anggota Komisi E DPRD Jatim ini, keberadaan tenaga medis di lapangan akan sangat membantu pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan. Apalagi Jawa Timur menjadi salah satu daerah tujuan maupun lintasan utama pemudik dari berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Selain menyiagakan tenaga medis, Hari mengatakan DPRD juga mendorong pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pendukung seperti ambulans, obat-obatan, serta posko kesehatan yang mudah diakses masyarakat.

“Pelayanan kesehatan harus benar-benar siap, terutama di titik-titik yang menjadi jalur padat pemudik. Jangan sampai ketika terjadi kondisi darurat justru tenaga medis tidak tersedia,” tegasnya.

Fraksi PDI Perjuangan berharap koordinasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta instansi terkait dapat diperkuat sehingga pelayanan kesehatan selama masa mudik Lebaran dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu tujuan utama pemudik nasional pada Lebaran tahun ini. Diperkirakan sebanyak 24,90 juta orang atau sekitar 17,3 persen dari total pemudik nasional akan masuk ke wilayah Jawa Timur. (*)

 

Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.