14 March 2026

Get In Touch

PLN Amankan Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Petugas PLN melakukan pemeliharaan jaringan listrik.
Petugas PLN melakukan pemeliharaan jaringan listrik.

SURABAYA (Lentera) – PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bertekat menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali menyongsong perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Untuk itu, PLN menyiapkan berbagai langkah strategis.

Dalam keterangan tertulis Sabtu (14/3/2026), General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan langkah yang dilakukan Direktorat Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN adalah menetapkan masa siaga pengamanan pasokan listrik selama 20 hari, mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Penetapan masa siaga ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

Sebagai bentuk kesiapan operasional, PLN UIT JBM menyiagakan sebanyak 1.390 personel yang akan bertugas selama 24 jam penuh setiap hari sepanjang masa siaga berlangsung. Para petugas tersebut disebar di seluruh wilayah kerja dan dibekali dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menangani berbagai potensi gangguan pada sistem transmisi listrik.

Selain kesiapan sumber daya manusia, PLN UIT JBM juga mengoperasikan 16 posko siaga yang terdiri dari 15 posko di unit layanan dan satu posko di tingkat unit induk. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan sistem kelistrikan sekaligus titik respons cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Untuk mendukung operasional di lapangan, PLN UIT JBM menyiapkan berbagai peralatan penunjang dalam kondisi siap pakai. Peralatan tersebut meliputi 12 unit crane, 10 unit manlift, satu peralatan online washer, tujuh unit Emergency Restoration System (ERS), lima unit trafo mobile, serta tujuh unit DC mobile. Seluruh perlengkapan ini disiapkan guna mempercepat proses penanganan apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Di sisi lain, PLN UIT JBM melalui bidang logistik juga telah menyiapkan berbagai material cadangan sebagai langkah antisipasi dalam kondisi darurat. Penempatan material tersebut telah diperhitungkan secara strategis dengan mempertimbangkan aksesibilitas serta jarak tempuh agar dapat segera digunakan saat dibutuhkan.

Ika Sudarmaja menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta dukungan material cadangan, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa khawatir terhadap pasokan listrik,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, PLN optimistis sistem kelistrikan di wilayah Jawa Timur dan Bali dapat tetap andal selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, sehingga kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi secara optimal. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.