13 March 2026

Get In Touch

KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus Mulai 11 Maret 2026, Perjalanan jadi Lebih Hemat

Tarif khusus KAI Daop 7 Madiun.
Tarif khusus KAI Daop 7 Madiun.

BLITAR (Lentera) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menghadirkan kabar gembira bagi pelanggan kereta api, mulai 11 Maret 2026 menerapkan kebijakan Tarif Khusus yang lebih hemat.

Untuk berbagai relasi perjalanan, baik yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun maupun kereta api yang melintasi wilayah tersebut.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan minat masyarakat, dalam menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.

"Penerapan tarif khusus ini menjadi bagian dari strategi kami, untuk memberikan kemudahan akses perjalanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah kerja Daop 7 Madiun. Kami ingin kereta api tetap menjadi pilihan utama yang kompetitif dan ekonomis," ujar Tohari, Kamis (12/3/2026).

Berikut adalah daftar tarif khusus untuk beberapa rute favorit masyarakat:

Madiun – Semarang Tawang/Semarang Poncol, kelas eksekutif Rp 135.000, kelas ekonomi Rp 110.000

Madiun – Yogyakarta/Lempuyangan, kelas eksekutif Rp 160.000, kelas ekonomi Rp 125.000

Madiun – Solo (Balapan/Jebres/Purwosari), kelas eksekutif Rp 115.000, kelas ekonomi Rp 95.000

Madiun – Surabaya Gubeng, kelas eksekutif Rp 170.000, kelas ekonomi Rp 135.000

Madiun – Jombang, kelas eksekutif Rp 100.000, kelas ekonomi Rp 80.000

Madiun – Malang, kelas eksekutif Rp 190.000, kelas ekonomi Rp 135.000

Madiun – Blitar, kelas eksekutif Rp 100.000, kelas ekonomi Rp 80.000

Blitar – Malang, kelas eksekutif Rp 90.000, kelas ekonomi Rp 60.000

Kediri – Malang, kelas eksekutif Rp 130.000, kelas ekonomi Rp 105.000

Jombang – Surabaya Gubeng, kelas eksekutif Rp 95.000, kelas ekonomi Rp 70.000

Kediri – Yogyakarta/Lempuyangan, kelas eksekutif Rp 185.000, kelas ekonomi Rp 140.000

Agar perjalanan makin lancar, jelas Tojari calon penumpang perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut:

1. Waktu Pembelian: Tiket tarif khusus hanya dapat dibeli mulai 2 jam sebelum keberangkatan kereta api (Sistem Go Show).

2. Ketersediaan: Tarif ini bersifat dinamis dan bergantung pada ketersediaan tempat duduk yang masih ada.

3. Kanal Penjualan: Pembelian dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau langsung di loket stasiun.

4. Reduksi: Tiket tarif khusus tidak dapat digabungkan dengan reduksi (diskon) lain, kecuali reduksi pegawai.

Sedangkan update okupansi penumpang berdasarkan data yang dihimpun, pada Kamis (12/3/2026), KAI Daop 7 Madiun mencatat untuk keberangkatan penumpang sebanyak 3.780 pelanggan dan untuk kedatangan penumpang sebanyak 6.926 pelanggan.

"Sehingga kumulatif untuk masa Angkutan Lebaran yang dimulai dari, Rabu (11/3/2026) untuk jumlah keberangkatan penumpang sebanyak 8.963 pelanggan dan kumulatif kedatangan penumpang sebanyak 13.758 pelanggan," jelasnya.

KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau, masyarakat agar memanfaatkan ketersediaan tiket masa pra Lebaran. Dimana ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak, untuk KA keberangkatan awal maupun yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan mengecek ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI. Dengan harga yang lebih terjangkau, kami harap mobilitas masyarakat antar kota dapat semakin meningkat," tutup Tohari.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan layanan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.