10 March 2026

Get In Touch

Banteng Jatim FC Awali Open Selection Region Malang dengan doa bersama di Stadion Kanjuruhan

Tabur Bunga oleh salah satu peserta open selection Banteng Jatim FC Region Malang di Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Malang
Tabur Bunga oleh salah satu peserta open selection Banteng Jatim FC Region Malang di Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Malang

MALANG (Lentera) – Banteng Jatim FC U-17 mengawali kegiatan Open Selection Region Malang dengan prosesi doa bersama dan tabur bunga mawar di Gate 13 Stadion Kanjuruhan, sebagai bentuk penghormatan serta doa bagi para korban tragedi yang pernah terjadi di stadion tersebut sebelum rangkaian seleksi pemain muda dimulai.

Manajer Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi mengungkapan bahwa pemilihan Stadion Kanjuruhan sebagai lokasi kegiatan bukan sekadar tempat penyelenggaraan seleksi yang ketiga, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi seluruh insan sepak bola.

“Kami memulai kegiatan ini dengan berdoa bersama di Gate 13 sebagai bentuk penghormatan kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban tragedi di stadion ini. Stadion Kanjuruhan adalah tempat yang sangat fenomenal dalam sejarah sepak bola kita, dan tragedi yang pernah terjadi di sini menyentuh hati seluruh anak bangsa,” unhkap Daniel usai dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).

Prosesi tabur bunga dilakukan secara sederhana oleh jajaran manajemen, pelatih, peserta seleksi, serta Perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. 

Pria yang juga Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut menuturkan, agenda tersebut dilakukan sebagai pengingat bagi dunia sepak bola Indonesia tentang pentingnya kemanusiaan dan keselamatan dalam setiap pertandingan.

“Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Pencipta, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. Ini adalah bentuk empati kami sebagai bagian dari keluarga besar sepak bola Indonesia,” lanjutnya.

Daniel juga menyampaikan, kegiatan seleksi terbuka ini merupakan bagian dari tahap ketiga proses rekrutmen pemain Banteng Jatim FC U-17.

“Untuk region Malang ini, antusiasme peserta sangat luar biasa. Hingga saat ini sudah sekitar 250 pemain muda yang mendaftar untuk mengikuti seleksi. Kami berharap dari proses ini akan lahir talenta-talenta muda yang tidak hanya berbakat secara teknis, tetapi juga memiliki nilai sportivitas dan kemanusiaan yang kuat,” katanya.

Lebih lanjut, Asisten Manajer Banteng Jatim FC U-17, Eri Irawan menegaskan bahwa kegiatan tabur bunga merupakan wujud kepedulian dan penghormatan dari komunitas sepak bola terhadap para korban tragedi Kanjuruhan.

“Pada 1 Oktober 2022 lalu, kita kehilangan 135 saudara kita dalam tragedi yang sangat menyedihkan. Hari ini kami datang ke Gate 13 untuk berdoa dan menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan serta doa bagi mereka,” ujar Eri.

Ia berharap, tragedi tersebut menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak agar kejadian serupa tidak pernah terulang.

“Melalui momen ini, kami mengingatkan diri kami sendiri bahwa di balik olahraga ini ada nilai kemanusiaan yang harus selalu dijaga. Semoga tragedi seperti ini tidak pernah terjadi lagi di masa depan,” tuturnya.

Setelah prosesi doa dan tabur bunga selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan seleksi terbuka Banteng Jatim FC U-17 yang diikuti ratusan pemain muda dari berbagai daerah di Malang Raya dan sekitarnya.

"Banteng Jatim FC berharap, kami tidak hanya menemukan bibit-bibit pemain potensial, tetapi juga menanamkan nilai-nilai empati, solidaritas, dan penghormatan terhadap sesama dalam dunia sepak bola," pungkasnya.

 

Reporter: Pradhita/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.