06 March 2026

Get In Touch

Hujan Disertai Angin Terjang Kota Batu: 31 Pohon Tumbang di 11 Titik, Listrik dan Lalu Lintas Terdampak

Pohon tumbang di wilayah Kota Batu akibat diterjang angin kencang, Rabu (4/3/2026). (dok. BPBD Kota Batu)
Pohon tumbang di wilayah Kota Batu akibat diterjang angin kencang, Rabu (4/3/2026). (dok. BPBD Kota Batu)

BATU (Lentera) -Hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Batu pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan sekitar 31 pohon tumbang di sejumlah ruas jalan, mengganggu arus lalu lintas serta berdampak pada jaringan listrik dan telekomunikasi warga.

"Total sementara ada 31 pohon tumbang. Ada di 11 titik lokasi di wilayah Kecamatan Batu dan Bumiaji. Selain menutup akses jalan, beberapa juga berdampak pada jaringan listrik dan telekomunikasi warga," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, Kamis (5/3/2026).

Sejumlah ruas jalan yang terdampak di antaranya berada di Dusun Keliran Desa Bulukerto, Jalan Semeru Kelurahan Sisir, Jalan Trunojoyo dan Jalan Melati di Kelurahan Songgokerto.

Kemudian Jalan Dewi Sartika Kelurahan Temas, Jalan Abdul Gani Atas serta Jalan Ikhwan Hadi di Kelurahan Ngaglik, Jalan Panglima Sudirman Desa Pesanggrahan, Jalan Raya Sumberbrantas, hingga Jalan Argomulyo Desa Gunungsari.

Dari data sementara, menurut Suwoko, wilayah dengan jumlah pohon tumbang terbanyak tercatat berada di Kelurahan Ngaglik dan Desa Gunungsari, masing-masing mencapai 8 pohon tumbang.

Sementara itu, insiden paling serius dilaporkan terjadi di Kelurahan Songgokerto. Dua pohon berukuran besar dilaporkan roboh dan menimpa dua kendaraan pikap yang tengah melintas di lokasi kejadian.

"Pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat, namun kendaraan mengalami kerusakan," ungkap Suwoko.

Selain pohon tumbang, disebutnya, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada bagian atap sejumlah rumah warga. Hingga Rabu malam, jumlah rumah yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Untuk penanganan darurat, tim gabungan langsung dikerahkan ke sejumlah titik terdampak. Penanganan melibatkan personel dari BPBD Kota Batu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas PUPR, TNI, Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), PLN, Telkom Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI), serta relawan kebencanaan.

"Petugas melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon yang menutup jalan, pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup, hingga evakuasi kendaraan yang terdampak," katanya.

Suwoko menambahkan, potensi cuaca ekstrem sebenarnya telah diprediksi melalui peringatan dini yang berlaku pada periode 1 hingga 10 Maret 2026. Karena itu, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.

"Warga diharapkan berhati-hati saat berkendara, tidak berteduh di bawah pohon besar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi situasi darurat," tegasnya.

Hingga Kamis pagi, menurut Suwoko proses pembersihan material pohon tumbang dan pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh petugas di sejumlah lokasi terdampak di Kota Batu.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.