01 March 2026

Get In Touch

Kunjungan di Nganjuk, Mensos Tekankan Validasi Data Kunci Program Perlindungan Sosial

Mensos Saifullah Yusuf saat melakukan kunjungan kerja di kabupaten Nganjuk, Sabtu (28/2/2026)
Mensos Saifullah Yusuf saat melakukan kunjungan kerja di kabupaten Nganjuk, Sabtu (28/2/2026)

NGANJUK (Lentera) - Menteri Sosial RI (Mensos),  Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menekankan bahwa validasi data sebagai kunci utama keberhasilan program perlindungan social. Dia pun meminta jajaran pemerintah kabupaten hingga desa lebih proaktif dalam memperbarui data.

"Data adalah jantung dari keadilan sosial. Kita ingin bantuan yang disalurkan benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Peran Operator Desa dan Pendamping Sosial sangat krusial di sini," ujar Gus Ipul dalam kunjungan kerja di Pendopo KRT Sosrokoesoemo Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (28/02/2026).

Kunjungan ini sebagai Sosialisasi Sekolah Rakyat serta Penguatan dan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Gus Ipul mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk, mulai dari Bupati hingga Operator Desa, untuk lebih proaktif dalam memperbarui data. Sebab, validasi data di tingkat akar rumput merupakan kunci utama keberhasilan program perlindungan social.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul didampingi jajaran pejabat eselon satu dan staf khusus, di antaranya Dirjen Rehabilitasi Sosial, Supomo; Kepala Pusdatin Kesos, Joko Widiarto; serta sejumlah Direktur dan Tenaga Ahli kementerian yang fokus pada pemberdayaan masyarakat. 

Kehadiran tim lengkap ini untuk memberikan arahan langsung terkait kendala-kendala pemutakhiran data yang sering dihadapi di lapangan oleh pemerintah desa. Sebab acara tersebut dihadiri Forkopimda, para Camat, hingga Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Nganjuk.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam sambutanya menyampaikan bahwa pendidikan di Nganjuk mengutamakan pembangunan mental. “Mental tangguh, mental juara, mental sukses, itu menjadi pijakan kita. Pendidikan yang bagus membangun sebuah karakter atau mental," tegas Marhaen. 

Dia juga menambahkan tentang inisiatif penguatan nilai religius, seperti pelaksanaan Pondok Ramadan di seluruh sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter tersebut.

Melalui pertemuan ini, diharapkan Kabupaten Nganjuk dapat memutakhirkan data kemiskinan yang transparan dan akuntabel. Dengan data yang kuat, program bantuan sosial ke depan diharapkan tidak lagi mengalami kendala salah sasaran. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.