01 March 2026

Get In Touch

Serangan AS-Israel Tewaskan 200 Orang, Iran Hantam 14 Pangkalan AS

Ilustrasi rudal Iran.
Ilustrasi rudal Iran.

TEHERAN (Lentera) - Amerika Serikat (AS) dan Israel meluncurkan serangan ke Iran dan mengakibatkan sedikitnya 201 orang tewas serta 747 lainnya mengalami luka-luka, kata Palang Merah Iran (IRCS) pada Sabtu (28/2/2026).

Iran pun tak tinggal diam dan langsung membalas serangan tersebut dengan meluncurkan rudal yang menghantam 14 pangkalan AS  di Kawasan Timur Tengah. Selain itu, serangan Iran juga menyasar  pusat-pusat penting Israel hingga menewaskan ratusan tentara dari keduanya, menurut Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran pada Sabtu (28/2/2026).

"Sejauh ini, 747 orang luka-luka dan 201 orang meninggal," kata IRCS terkait dengan serangan AS-Israel ke Iran dikutip oleh kantor berita Mehr.

Tim penyelamat Iran dilaporkan mencatat serangan di 24 dari 31 provinsi di seluruh negara itu.

Serangan diluncurkan pertama oleh Israel pada Sabtu pagi (28/2/2026). Kementerian Pertahanan Israel mengatakan bahwa mereka meluncurkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya, mengutip antara.

Setelah itu, Amerika Serikat (AS) juga melancarkan serangan dari udara dan laut terhadap sejumlah sasaran di Iran, menurut laporan Reuters pada Sabtu (28/2/2026), mengutip seorang pejabat AS.

Sebagai aksi balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan roket terhadap Israel. Teheran meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai tanggapan atas agresi rezim Zionis tersebut terhadap Iran.

Serangan balasan Iran juga menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

"Selain pusat keamanan dan militer vital rezim Zionis, serangan juga dilakukan terhadap 14 pangkalan penting AS di kawasan. Ratusan orang dari pasukan agresor AS dan pasukan rezim [Israel] tewas," kata juru bicara markas besar tersebut.

Kantor berita Iran Tasnim, yang mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut, melaporkan bahwa Iran telah menyerang 14 pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Sebelumnya pada hari itu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian melancarkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan infrastruktur militer AS di Timur Tengah. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.