01 March 2026

Get In Touch

Akses Dua Dusun di Ampelgading Malang Sudah Bisa Dilewati

Pembersihan material longsor yang menutup akses dua dusun di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang selesai pada Sabtu (28/2/2026) sore. (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)
Pembersihan material longsor yang menutup akses dua dusun di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang selesai pada Sabtu (28/2/2026) sore. (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)

MALANG (Lentera) -Sehari pasca kejadian tanah longsor yang sempat menutup jalan penghubung 2 dusun di Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, saat ini sudah bisa dilewati. Tim gabungan melakukan pembersihan material longsoran pada Sabtu (28/2/2026) sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan penanganan dilakukan dengan pengerahan alat berat dari Dinas PU Bina Marga.

"Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 14.45 WIB kami mengajukan permohonan alat berat. Kemudian penanganan dimulai pada Sabtu tadi pukul 12.11 WIB dan berlangsung hingga dinyatakan selesai pada pukul 15.46 WIB. Saat ini akses jalan kembali bisa dilalui," ujar Sadono, Sabtu (28/2/2026) malam.

Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Berlokasi di area kebun milik warga, tepatnya di jalan penghubung 2 dusun di RT 02 RW 01 Desa Tamansari.

Longsoran memiliki dimensi sekitar 20 meter dengan tinggi 20 meter dan lebar kurang lebih 8 meter. Akibatnya, akses jalan tidak dapat dilewati baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga aktivitas warga sempat terganggu.

Akibat tertutupnya akses tersebut, kata Sadono, sekitar 300 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.213 jiwa di 2 dusun terdampak secara langsung. Warga yang hendak melintas terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer untuk mencapai tujuan.

Meski demikian, Sadono menyebutkan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Kendati demikian, nilai kerugian akibat dampak longsor masih dalam tahap pendataan oleh tim di lapangan untuk mengetahui besaran kerugian maupun potensi risiko lanjutan.

"Berdasarkan pembaruan informasi pada Sabtu (28/2/2026) pukul 19.00 WIB, pendataan lanjutan telah dilakukan oleh Tim Poslap Tirtoyudo bersama unsur terkait yang hadir di lokasi," jelasnya. 

Sadono menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah tersebut. "Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan terkait kondisi di lapangan," pungkasnya.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.