MALANG (Lentera) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengoperasikan 13 kereta api dari wilayah Malang Raya. Kereta api tersebut disiapkan untuk melayani kebutuhan mudik masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026.
"Untuk mendukung Angkutan Lebaran 2026, dari wilayah Malang Raya kami mengoperasikan total 13 perjalanan kereta api. Sudah termasuk satu kereta tambahan," ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, dikutip pada Sabtu (28/2/2026).
Mahendro menyebutkan, per Jumat (27/2/2026) sebanyak 42.385 tiket kereta api jarak jauh dari stasiun se-Malang Raya telah terjual. Angka ini setara 31 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Penjualan tersebut mencakup keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 atau H-10 hingga H+10 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Rentang waktu ini, kata Mahendro menjadi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dari total tiket yang telah terjual, disebutkannya mayoritas pemesanan dilakukan oleh penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Malang Kotabaru. Tercatat sebanyak 34.754 tiket dibeli untuk keberangkatan dari stasiun yang berada di pusat Kota Malang tersebut.
Sementara itu, Stasiun Kepanjen di Kabupaten Malang tercatat penjualan 3.291 tiket. Disusul Stasiun Malang Kotalama dengan total 2.764 tiket keberangkatan.
"Adapun dua stasiun lainnya di Kabupaten Malang, yakni Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung, secara kumulatif mencatatkan pemesanan sebanyak 1.576 tiket," terang Mahendro.
Selain mencatat angka penjualan yang terus bertambah, KAI Daop 8 Surabaya juga memetakan sejumlah kota besar yang menjadi tujuan favorit penumpang dari Malang Raya pada musim mudik tahun ini. Beberapa di antaranya adalah Jakarta, Banyuwangi, Bandung, dan Purwokerto.
Mahendro menambahkan, tren penjualan diperkirakan akan terus meningkat mendekati Hari Raya Idul Fitri. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi yang telah disediakan KAI.
Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH





.jpg)
