26 February 2026

Get In Touch

Ada Kekuatan Molekuler di Balik Segelas Jus Jeruk untuk Kesehatan Jantung

Ada Kekuatan Molekuler di Balik Segelas Jus Jeruk untuk Kesehatan Jantung

SURABAYA ( LENTERA ) - Selama ini jus jeruk dikenal luas sebagai sumber vitamin C yang menyegarkan, namun temuan terbaru membawa pemahaman kita ke level yang lebih dalam. Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Nutrition & Food Research, para ahli mengungkapkan bahwa manfaat jus jeruk bagi kesehatan jantung tidak hanya terletak pada asupan vitaminnya, melainkan pada kemampuannya melakukan perubahan besar pada tingkat genetik manusia.

Studi yang melibatkan para peneliti internasional ini mengamati bagaimana konsumsi jus jeruk secara rutin dapat memodulasi ekspresi gen yang bertanggung jawab atas kesehatan pembuluh darah. Secara mengejutkan, ditemukan bahwa jus jeruk mampu menurunkan aktivitas hampir 98 persen dari 1.705 gen yang diidentifikasi berkaitan dengan peradangan dan hipertensi. Di saat yang bersamaan, nutrisi dalam jeruk justru memacu aktivitas gen yang mendukung metabolisme lemak yang lebih sehat, sehingga membantu tubuh mengelola kolesterol dengan lebih efektif.

Kunci dari keajaiban medis ini terletak pada senyawa flavonoid yang disebut hesperetin. Michelle Routhenstein, seorang ahli gizi kardiologi preventif, menjelaskan bahwa peningkatan kadar hesperetin dalam plasma darah setelah mengonsumsi jus jeruk berkontribusi langsung pada perbaikan fungsi endotel. Endotel merupakan lapisan tipis pada pembuluh darah yang berfungsi menjaga elastisitas saluran darah. Jika fungsi ini terjaga, risiko terjadinya penyumbatan, stroke, hingga gagal jantung dapat ditekan secara signifikan.

Meski demikian, para pakar kesehatan seperti Dr. Jayne Morgan dan Dr. Cheng-Han Chen memberikan catatan kritis mengenai cara mengonsumsinya. Mereka menekankan bahwa manfaat ini akan optimal jika jus yang dikonsumsi adalah jus jeruk murni tanpa tambahan gula. Tantangan utama dari mengubah buah menjadi jus adalah hilangnya serat esensial. Tanpa serat, gula alami dalam jeruk (fruktosa) akan diserap tubuh dengan sangat cepat, yang berpotensi menyebabkan lonjakan insulin. Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar masyarakat tetap bijak dalam menentukan porsi harian agar manfaat kardiovaskular tidak terganggu oleh risiko diabetes. (Nathasya-UINSA, berkontribusi dalam tulisan ini)

Cara Sehat Minum Jus Jeruk
Agar manfaat jantung yang disebutkan di atas bisa didapatkan secara maksimal tanpa efek samping, berikut adalah tips dan triknya:
Pilih Jus 100% Murni (No Added Sugar)

Hindari jus kemasan yang mengandung pemanis buatan atau sirup tambahan. Gula berlebih justru dapat memicu peradangan dan berat badan berlebih.
Konsumsi Bersama Bulir (Pulp)

Jika membuat jus sendiri, jangan menyaring bulir jeruknya. Bulir tersebut mengandung serat yang membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Waktu Terbaik adalah Setelah Makan
Mengonsumsi jus jeruk setelah makan dapat membantu penyerapan nutrisi (seperti zat besi dari makanan) dan meningkatkan kadar flavonoid dalam darah untuk fungsi pembuluh darah.

Prinsip Moderasi
Cukup satu gelas (sekitar 150-200 ml) per hari. Jangan menggantikan air putih sepenuhnya dengan jus buah.
Variasikan dengan Buah Utuh

Selingi konsumsi jus dengan memakan buah jeruk secara utuh untuk mendapatkan manfaat serat lengkap yang sering hilang saat proses pemerasan.
Simpan di Wadah Kedap Cahaya

Vitamin C sangat sensitif terhadap cahaya dan udara. Segera minum jus setelah diperas untuk mencegah oksidasi nutrisi.(*)


 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.