01 March 2026

Get In Touch

BPBD Malang: Angin Puting Beliung Terjang 15 Rumah di Bantur, Tidak Ada Korban Jiwa

Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan asesmen dampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Bantur, Senin (23/2/2026) malam. (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)
Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan asesmen dampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Bantur, Senin (23/2/2026) malam. (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)

MALANG (Lentera) - Angin puting beliung menerjang Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, mengakibatkan sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Berdasarkan hasil informasi yang terpantau, intensitas hujan sedang hingga deras disertai angin kencang kurang lebih sejak pukul 16.00 WIB. Berdampak pada kerusakan beberapa rumah warga," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026) malam.

Disebutkannya, lokasi terdampak berada di RT 55 RW 07 Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur. Informasi awal diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) sekitar pukul 19.50 WIB dari Kepala Desa Rejoyoso, atau hampir empat jam setelah kejadian berlangsung.

Sebanyak 15 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang, terutama pada bagian teras. Dari data yang dihimpun, lanjut Sadono, rumah-rumah terdampak dihuni oleh total puluhan jiwa, termasuk balita dan lanjut usia (lansia) yang masuk kategori rentan. 

"Beberapa di antaranya terdapat keluarga dengan balita dan lansia dalam satu rumah," katanya.

Selain merusak rumah warga, Sadono mengatakan angin kencang juga menyebabkan 3 pohon tumbang di sekitar lokasi kejadian. Pohon-pohon tersebut telah lebih dahulu dikondisikan dan dibersihkan oleh warga setempat sebelum tim tiba di lokasi.

"BPBD Kabupaten Malang mencatat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp30 juta akibat kerusakan bangunan," ungkap Sadono.

Lebih lanjut, Sadono menyebut sekitar pukul 21.00 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana diterjunkan ke lokasi guna melakukan pendataan serta koordinasi dengan perangkat Desa Rejoyoso.

"Pukul 23.00 WIB, pembersihan sisa-sisa dampak angin kencang telah dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat. Aparat desa bersama unsur Muspika Kecamatan Bantur juga turut hadir dalam kegiatan penanganan awal, didampingi sejumlah unsur terkait lainnya," katanya.

Sadono menmbahkan, pihaknya juga telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, berupa paket sembako dan terpal untuk menutup bagian rumah yang rusak. Bantuan tersebut direncanakan mulai disalurkan, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.