PALANGKA RAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya diminta untuk menggencarkan sosialisasi penggunaan kendaraan roda tiga pengangkut sampah rumah tangga. Menurut Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, upaya ini perlu dilakukan agar layanan pengangkutan sampah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat, sesuai jalur dan wilayah masing-masing.
"Penggunaan kendaraan roda tiga pengangkut sampah sebenarnya sangat membantu, namun karena minimnya sosialisasi, masih banyak masyarakat yang belum tahu cara memanfaatkan layanan tersebut," papar Khemal, Rabu (18/2/ 2026).
Ia mengatakan, kendaraan roda tiga pengangkut sampah merupakan salah satu solusi dalam penanganan persoalan sampah perkotaan.
Khemal menjelaskan, melalui sosialisasi yang masif, masyarakat dapat mengetahui jadwal dan rute pengangkutan sampah, termasuk tata cara berlangganan serta besaran biaya layanan yang dikenakan.
"Lewat informasi yang jelas dan mudah dipahami masyarakat, potensi pembuangan sampah sembarangan bisa ditekan, dampaknya adalah lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat," tuturnya.
Khemal melanjutkan, Pemkot Palangka Raya dapat memanfaatkan berbagai saluran komunikasi untuk menyebarluaskan informasi tersebut, mulai dari media sosial, laman resmi pemerintah daerah, hingga pemasangan spanduk dan leaflet.
Sosialisasi juga bisa dilakukan secara langsung dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Ia menambahkan, sosialisasi harus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau semua lapisan masyarakat. Upaya ini dilaksanakan dengan melibatkan RT/RW, tokoh masyarakat, serta kader lingkungan, agar informasi lebih cepat diterima warga.
"Harapannya, melalui sosialisasi yang efektif, pemanfaatan kendaraan roda tiga pengangkut sampah lebih optimal sehingga permasalahan sampah di Kota Palangka Raya dapat ditangani secara sistematis dan berkesinambungan," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
