MALANG (Lentera) - Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 mendorong peningkatan mobilitas masyarakat di Terminal Arjosari. Dalam 3 hari terakhir, ribuan penumpang tercatat keluar dan masuk terminal tipe A di Kota Malang tersebut.
"Lonjakan penumpang mulai terlihat sejak Jumat (13/2/2026) malam. Tercatat sebanyak 4.719 penumpang tiba di terminal. Dari jumlah tersebut, 510 orang merupakan penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan 4.209 lainnya penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP)," ujar Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Arjosari, Mega Perwira Donowati, Senin (16/2/2026).
Dirincinya, pada hari Jumat tersebut, sebanyak 335 unit bus AKAP dan AKDP yang berangkat dengan membawa 1.140 penumpang dari Terminal Arjosari menuju kota tujuan.
Sementara itu pada Sabtu (14/2/2026), Mega menyebut jumlah penumpang yang datang tercatat sebanyak 4.132 orang. Rinciannya, 428 penumpang menggunakan bus AKAP dan 3.704 penumpang menggunakan bus AKDP. "Di hari yang sama terdapat 356 unit bus AKAP dan AKDP yang berangkat dari Terminal Arjosari menuju berbagai kota tujuan dengan total 4.560 penumpang," katanya.
Pada Minggu (15/2/2026), Mega mengatakan arus kedatangan masih terbilang tinggi. Sebanyak 4.105 penumpang tiba di terminal, terdiri dari 448 penumpang AKAP dan 3.657 penumpang AKDP.
Adapun untuk keberangkatan pada Minggu, menurutnya tercatat sebanyak 356 unit bus berangkat dari Terminal Arjosari, dengan total 4.304 penumpang menuju sejumlah daerah tujuan.
Mega menjelaskan, jika dibandingkan dengan akhir pekan pada kondisi normal, memang terjadi peningkatan jumlah penumpang maupun armada yang keluar masuk terminal. Meski demikian, kenaikan tersebut dinilai belum terlalu signifikan.
"Jika dibandingkan dengan weekend biasa tentu ada kenaikan jumlah pengunjung maupun angkutan yang masuk ke terminal. Namun tidak terlalu signifikan," jelasnya.
Pengelola terminal memperkirakan puncak arus balik libur panjang Imlek 2026 akan terjadi pada Selasa (17/2/2026), bertepatan dengan hari terakhir masa libur panjang. "Perkiraan kami puncaknya Selasa, 17 Februari 2026, karena bertepatan dengan hari terakhir libur panjang," kata Mega.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak terminal mengimbau calon penumpang agar menunggu keberangkatan di dalam area terminal guna mengurangi penumpukan di luar kawasan. Penumpang juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan.
"Kami mengimbau penumpang agar berhati-hati dan waspada terhadap barang bawaan, tidak membawa barang berlebihan, serta menyiapkan uang pas untuk pembayaran tarif bus," pungkasnya. (*)
Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
