SURABAYA ( LENTERA ) - Kopi pahit sering dianggap kurang ramah bagi lidah karena rasanya yang kuat dan tanpa pemanis. Rasanya yang kuat, getir, dan tanpa tambahan gula membuat sebagian orang enggan menjadikannya pilihan utama. Namun, di balik rasa pahit tersebut, kopi hitam tanpa pemanis justru menyimpan beragam manfaat kesehatan yang penting bagi tubuh.
Dalam beberapa tahun terakhir, kopi hitam semakin digemari banyak kalangan. Tanpa gula dan krimer, Kopi hitam menyajikan manfaat alaminya secara utuh. Minuman ini tidak hanya dikenal sebagai penambah energi, tetapi juga bereperan dalam mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh, mulai dari meningkatkan fokus hingga menjaga kesehatan jantung.
Tak heran jika kebiasaan rutin minum kopi pahit kini menjadi bagian dari gaya hiduo banyak kalangan, mulai dari oekerja kantoran, atlet, hingga mereka yang sedang menjalani program diet. Berikut sejumlah manfaat rutin mengonsumsi kopi pahit yang perlu diketahui.
Meningkatkan Energi dan Fokus
Manfaat paling dikenal dari kopi pahit sebagai minuman penambah energi. Mengonsumsi kopi pahit di pagi har membantu tubuh tetap waspada dan meningkatkan fokus. Dikutip dari laman Times of India, kafein berfungsi dengan memblokir adenosin di otak zat kimia di otak yang memicu rasa kantuk dan kelelehan.
Meningkatkan Performa Fisik
Kopi pahit juga bermanfaat untuk meningkatkan performa fisik, terutama sebelum berolahraga. Kandungan kafein mampu meningkatkan kadar adrenalin dalam tubuh, yang berperan dalam meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot. Secangkir kopi hitam sebelum berolahraga dapat membantu tubuh beraktivitas lebih optimal.
Melancarkan Pencernaan
Selain meningkatkan energi, kopi pahit juga berperan dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan. Kopi diketahui mampu merangsang produksi asam lambung yang berfunsi membantu proses pemecahan makanan dan peneyerapan nutrisi.
Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan pergerakan usus atau kontraksi otot-otot saluran cena. Efek ini membantu menjaga keteraturan buang air besar dan mencegah sembelit. Bagi sebagian orang, secangkir kopi pahit di pagi hari menjadi pemicu alami untuk memulai aktivitas pencernaan.
Meski demikian, konsumsi kopi teatap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Pada individu dengan masalah lambung teretntu, seperti asam lambung berlebih, konsumsi kopi pahit sebaiknya dibatasi.
Membantu Menurunkan Berat Badan
Bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan, kopi pahit tanpa gula dan susu dapat menjadi pilihan minuman yang tepat karena hamper tidak mengandung kalori. Sehingga, aman dikonsumsi tanpa khawatir menambah asupan energi harian.
Dikutip dari laman HealthShots, sebuah studi dalam jurnal Critical Reviews and Food Science and Nutrition menemukan bahwa konsumsi kafein dapat membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) dan berat badan secara keseluruhan. Kafein diketahui mampu meningkatkan thermogenesis, yaitu proses produksi panas dalam tubuh yang mendorong pembakaran kalori.
Selain itu, kopi pahit juga dapat membantu menekan nafsu makan dalam jangka pendek. Efek ini membuat sesorang cenderung mengonsumsi makanan dalam porsi lebih terkendali, sehingga mendukung proses penurunan berat badan secara alami.
Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat kopi pahit juga berkaitan dengan kesehatan jantung. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur berkaitan dengan penurunan risiko hipertensi, gagal jantung, dan fibrilasi atrium. Kopi mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk antioksidan yang bereperan dalam mengurangi peradangan dan stress oksidatif. Kondisi ini berkontribusi pada kesehatan sistem kardiovaskular secara keseluruhan.
Meski demikian, para ahli menekankan pentingnya konsumsi kopi dalam batas wajar. Hasil penelitian mengenai hubungan kopi dengan penyakit jantung koroner masih menunjukkan temuan yang beragam. (Nabilla – UINSA, Berkontribusi dalam tulisan ini )





.jpg)
