SURABAYA ( LENTERA ) - Saat musim hujan tiba, tantangan menjaga kesehatan kulit ternyata tak kalah penting dibandingkan cuaca kering. Perubahan temperatur udara kerap membuat kulit kehilangan kelembabannya. Sehingga terasa kering, kasar bahkan bisa memicu iritasi pada kulit bila tidak ditangani dengan tepat.
Ahli perawatan kulit menyatakan kulit yang kekurangan hidrasi dapat menunjukan gejala seperti terasa tertarik, gatal, hingga mengelupas. Kondisi ini biasanya terjadi karena perubahan cuaca yang tidak menentu seperti habis hujan kemudian panas begitupun sebaliknuya.
Gunakan pelembab yang tepat
Langkah pertama adalah menggunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit. Produk yang tepat dapat membantu menahan kadar air di lapisan kulit, sehingga mencegah dehindrasi berlebih. Pilih formula berbasis gel untuk kulit yang lebih berminyak dan krim untuk kulit yang cenderung kering.
Perbanyak Minum Air Putih
Selain perawatan luar, hidrasi dari dalam juga sangatlah penting. Memperbanyak minum air putih setiap hari membantu menjaga kondisi kulit tetap lembab dan sehat.
Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan
Ahli gizi menyarakan konsumsi makanan tinggi antioksidan seperti buah beri, sayuran seperti tomat dan wortel hingga kacang-kacangan. Nutrisi ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, sekaligus mendukung produksi sel kulit sehat.
Atur Ekfoliasi
Ekfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk. Namun, terlalu sering melakukan ekfoliasi terutama di musim hujan dapat mengikis lapisan pelindung kulit memperburuk kekeringan. Rutin melkakukan eksfoliasi sebaiknya disesuaikan dengan keadaan kulit masing-masing.
Hindari mandi dengan air panas secara berlebihan
Mandi dengan air panas meemang terasa nyaman dan rileks saat cuaca dingin, namun air panas dapat mempercepat hilangnya minyak alami pada kulit. Mengurangi durasi mandi dan menggunakan air hangat-hangat kuku dianggap lebih baik untuk menjaga kelembapan kulit.
Langkah pencegahan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko kulit kering yang menganggu kenyamanan. Menjaga keseimbangan antara perawatan luar dan hidrasi dari dalam akan memberikan hasil terbaik bagi kesehatan kulit sepanjam musim hujan.(Nabila-UINSA berkontribusi dalam tulisan ini)
–
Bahan Alami untuk Pelembap & Penenang Kulit
Lidah Buaya (Aloe Vera): Gelnya menyejukkan, meredakan gatal, dan memiliki sifat antiradang, sangat baik untuk kulit kering dan iritasi.
Madu: Pelembap alami yang mengunci kelembapan kulit, mengandung antioksidan dan antibakteri, menjadikan kulit halus dan lembut.
Minyak Kelapa: Menutrisi dan menenangkan kulit kering, bisa digunakan langsung atau sebagai pelembap setelah mandi.
Minyak Zaitun (Olive Oil): Melembapkan kulit secara mendalam dan kaya nutrisi.
Bahan Alami untuk Masker & Nutrisi
Alpukat: Kaya lemak sehat, dapat digunakan sebagai masker untuk mencerahkan dan menghidrasi kulit.
Mentimun: Menyegarkan dan menenangkan kulit, bisa digunakan sebagai masker untuk mengurangi kemerahan.
Yogurt (Susu Mentah): Memiliki sifat anti-aging, membersihkan, dan mencerahkan kulit.
Pepaya: Membantu mengatasi masalah jerawat.(*)




.jpg)
