DPRD Jatim Desak Pemerintah Cepat Tangani Terdampak Bencana Angin Puting Beliung di Probolinggo,
SURABAYA (Lentera) - Angin puting beliung menerjang empat kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan sejumlah fasilitas umum.
Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Probolinggo–Pasuruan, Hasan Irsyad, meminta pemerintah bergerak cepat membantu warga terdampak dan menyiapkan strategi mitigasi bencana serupa.
“Saya mendesak mitigasi bencana dan perlu gercep untuk warga terdampak jika ada musibah bencana yang menerjang di Probolinggo, dan segera menyiapkan strategi mitigasi bencana di sana,” ungkapnya, Minggu (18/01/2026).
Politisi Partai Golkar itu juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung. Ia meminta warga segera melapor jika terjadi kondisi darurat.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus waspada dan segera melapor ke pemerintah setempat jika ada kejadian bencana. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana,” tegasnya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, peristiwa cuaca ekstrem terjadi mulai pukul 13.21 WIB. Dampak kerusakan terdeteksi di Dusun Kolla, Desa Leces, serta Dusun Klampokan, Desa Sumber Kedawung.
Empat pohon tumbang dilaporkan menimpa empat rumah warga, sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan akibat terjangan langsung angin puting beliung. Pohon tumbang juga terjadi di wilayah Banyuanyar, Besuk, dan Burumbungan Lor. Desa Leces dan Desa Sumber Kedawung menjadi wilayah yang paling parah terdampak. (*)
Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
