KOTA BATU (Lentera) -Sebanyak 2.000 pelari akan berlaga pada lomba lari lintas alam menempuh jarak 55 kilometer, yang akan digelar Sabtu, 17 Januari 2026 dengan start dan finis di Restoran Hortensia Kusuma Agrowisata, Kota Batu.
Lomba bertajuk “Lelono by Mantra” ini merupakan kerja bareng Malang Trail Runners (Mantra) dengan Kusuma Agrowisata Batu.
Ivan Citra Wijaya, Race Director Lelono di Batu, mengatakan, pelari dari berbagai daerah. Di samping Jawa Timur juga Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, bahkan luar Jawa.
Salah satu pesertanya adalah pegiat medsos dr Tirta.
“Dokter Tirta sudah menyatakan akan ikut serta. Ada juga pelari lintas alam beken Danny Chika,’ kata Ivan.
Ia mengatakan, lomba ini tidak menyediakan hadiah berupa uang. Targetnya para pelari medapatkan pengalaman bertanding, pengaturan rute dan manajemen lari. “kalau hadiah podium biasanya ada dari sponsor,” tambahnya.
Lomba yang baru pertama kali digelar ini, di samping medan yang sulit juga akan melintasi Gunung Butak setinggi 2.868 meter dari permukaan laut (mdl) yang terletak di perbatasan Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Blitar.
Lomba ini dibagi dalam empat kategori. Kategori 55 km selain akan melintasi Gunung Butak juga dua air terjun masing-masing Coban Rondo dan Coban Tengah. Kategori 30 km akan melintasi dua airterjun tidak sampai Gunung Butak. Lantas kategori 16 km. Adapun kategori 7 km akan melintasi hutan pinus di Bukit Seruk. untuk anak-anak 5-10 tahun menempuh jarak 1 kilometer. (*)
Penulis: Anwar Hudijono|Editor: Arifin BH




.jpg)
