15 January 2026

Get In Touch

Empat Hari, Banjir Rob Genangi 11 Desa dan Kelurahan di Pesisir Pasuruan

Kondisi sejumlah kampung di pesisir Kabupaten dan Kota Pasuruan yang terdampak banjir rom selama 4hari terakhir, Minggu (04/01/2026) malam. (foto:ist/Kompas.com)
Kondisi sejumlah kampung di pesisir Kabupaten dan Kota Pasuruan yang terdampak banjir rom selama 4hari terakhir, Minggu (04/01/2026) malam. (foto:ist/Kompas.com)

PASURUAN (Lentera) - Banjir rob kembali melanda perkampungan di kawasan pesisir Kabupaten dan Kota Pasuruan, sebanyak 11 desa dan kelurahan yang terdampak dengan genangan air setinggi 15-20 sentimeter (cm). 

Banjir rob ini mulai terjadi pada malam selama 4 hari, di wilayah Kabupaten Pasuruan.  Desa yang terdampak banjir yakni Desa Kalirejo dan Desa Semare Kecamatan Kraton. 

Selanjutnya di Kecamatan Lekok, banjir rob terjadi di Desa Tambaklekok, Jatirejo, Wates, Semedusari dengan ketinggian 10-15 cm. Kemudian di Kecamatan Nguling, banjir melanda Desa Mlaten dan Kedawang setinggi 15 cm. 

Sedangkan di wilayah Kota Pasuruan, banjir terjadi di Kelurahan Tambaan Ngemplakrejo dan Mandaranrejo Kecamatan Panggungrejo. 

Abdul Kholiq, salah satu warga Kalirejo menjelaskan, banjir rob kali ini merupakan banjir rob pertama di bulan Januari 2026. Genangan air mulai ada pukul 21.00 WIB hingga 24:00 WIB. 

"Genangan air hanya menutup jalan kampung atau jalan dingang-gang, tidak sampai naik ke rumah. Karena lantainya sudah tinggi," jelasnya, Senin (5/1/2026). 

Sejumlah petugas kepolisian, dari Polair Polres Pasuruan Kota dan BPBD Kota Pasuruan bersiaga di sejumlah titik jalan. Mereka mengimbau agar menggunakan jalur yang aman, jalan yang tidak terdampak genangan air. 

"Selain itu, kami juga mengingatkan pada pemilik perahu dan kapal di pelabuhan untuk memastikan perahu dan kapalnya tidak berbenturan." kata Kasubnit Lidik Polair Polres Pasuruan Kota, Aipda Laswanto. 

Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan, Anang Sururin menyebutkan banjir rob sudah berlangsung selama 4 hari, sejak Jumat (2/1/2025) lalu. 

Banjir itu hampir terjadi tiap bulan, sehingga masyarakat pesisir sudah mengantisipasinya dengan maksimal. 

"Meski tidak menjadikan kendala bagi warga, namun kami tetap mengingatkan agar warga tetap hati-hati. Terutama soal jaringan listrik di dalam rumah atau di jalan jangan sampai terkena air," pesannya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.