KUPANG (Lentera) - Pelatih Valencia dan dua anaknya yang tenggelam akibat tragedi yang menimpa KM Putri Sakinah yang tenggelam di Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum ditemukan. Kedutaan Besar (Kedubes) Spanyol untuk Indonesia minta keberlanjutan pencarian korban.
Permintaan tersebut disampaikan melalui surat ke Basarnas. Duta Besar (Dubes) Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, dalam surat yang diterima di Kupang, Kamis (1/1/2026), mengatakan kelanjutan proses pencarian akan sangat membantu keluarga yang ditinggalkan.
"Saya ingin meminta anda untuk melanjutkan upaya pencarian sampai jenazah ditemukan,” katanya dalam surat tersebut melansir antara.
Dia menambahkan proses pencarian yang dilakukan Tim SAR tentu akan memberikan harapkan besar agar jenazah para koran segera ditemukan.
Dalam surat itu juga Dubes Spanyol juga menyampaikan terima kasihnya kepada otoritas Indonesia yang telah menyelamatkan warga Spanyol dan juga telah menemukan satu jenazah yang hilang, yang merupakan anak dari pelatih Valencia.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR, Maumere Fathur Rahman melansir antara mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi dan membahas surat yang dikirim oleh Dubes Spanyol itu. “Iya, tadi kita sudah evaluasi. Kita istirahat dulu ya,” katanya.
Setelah itu proses pencarian akan kembali dilakukan dan tentu saja akan memaksimalkan proses pencarian selama tiga hari ke depan. “Proses pencarian akan kita lanjutkan selama tiga hari ke depan, dan akan dilanjutkan besok sesuai dengan rencana operasi,” tambah Fathur Rahman.
Sampai dengan hari ketujuh Kamis (1/1/2026) proses pencarian, tim SAR gabungan belum juga menemukan jenazah pelatih Valencia dan dua anaknya.
Pihaknya sudah berupaya dengan berbagai cara pencarian dalam beberapa hari ini, namun belum ditemukan tanda-tanda korban. (*)
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
