15 January 2026

Get In Touch

Polres Malang : Kendaraan di Exit Tol Singosari Capai 1.600 per Jam, Tapi Tak Sebanyak Libur Natal Tahun Lalu

Situasi volume arus lalu lintas di pertigaan Masjid Kembar arah Kota Batu, Jumat (26/12/2025) sore. (Santi/Lentera)
Situasi volume arus lalu lintas di pertigaan Masjid Kembar arah Kota Batu, Jumat (26/12/2025) sore. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Arus lalu lintas kendaraan dari arah Exit Tol Singosari menuju wilayah Malang dan Kota Batu mengalami peningkatan pada momen libur Natal 2025. Berdasarkan pantauan, volume kendaraan sempat menembus angka 1.600 kendaraan per jam. Meski demikian, angka itu lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Polres Malang, Iptu Andi Agung, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan awal selama Operasi Lilin Semeru, puncak arus lalu lintas tercatat terjadi pada Kamis (25/12/2025) kemarin.

Pada rentang waktu pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, menurutnya volume kendaraan dari Exit Tol Singosari sempat mencapai angka 1.600 kendaraan per jam.

"Namun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yang bisa mencapai 1.700 hingga 1.800 kendaraan per jam, volume lalu lintas Nataru kali ini masih relatif lebih rendah," ujarnya, dikonfirmasi pada Jumat (26/12/2025).

Lebih lanjut, berdasarkan pantauan pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Andi menyebutkan masih adanya kenaikan volume yang didominasi kendaraan dari arah Surabaya yang keluar melalui Exit Tol Singosari menuju Malang dan Kota Batu.

"Dari data yang kami pantau, sejak pukul 09.00 WIB volume kendaraan sudah berada di angka sekitar 954 kendaraan per jam," katanya.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut terus meningkat pada jam-jam berikutnya. Pada pukul 10.00 WIB, volume kendaraan mencapai sekitar 1.269 kendaraan per jam, kemudian naik menjadi 1.346 kendaraan per jam pada pukul 11.00 WIB.

"Di pukul 12.00 WIB tercatat sekitar 1.349 kendaraan per jam, sementara pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB rata-rata berada di kisaran 1.100 hingga 1.200 kendaraan per jam," lanjutnya.

Menurut Andi, data tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan dengan kondisi lalu lintas di hari biasa atau di luar pelaksanaan Operasi Lilin Semeru dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

"Pada hari normal, rata-rata volume kendaraan per jam di jalur tersebut berada di kisaran 900 hingga maksimal 1.000 kendaraan," jelasnya.

Meski demikian, Andi menegaskan peningkatan arus kendaraan pada libur Natal tahun ini masih tergolong terkendali. Hal tersebut terlihat dari kondisi antrean di Gerbang Tol Singosari yang terpantau lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Secara kasat mata lalu lintas memang ramai, tetapi jika dibandingkan dengan tahun lalu, volume kendaraan masih lebih rendah. Antrean di gate tol Singosari juga tidak sampai mengular atau menumpul," katanya.

Memasuki jam sore, menurutnya volume kendaraan nampak mulai mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jam-jam siang hari. Kondisi ini terlihat di antrean lampu lalu lintas Simpang Karanglo, khususnya untuk arus kendaraan yang mengarah ke Kota Batu.

Sementara itu, kepadatan lalu lintas masih terpantau di jalur arteri, terutama di Simpang Empat Kepuharjo. Andi menyebut lokasi tersebut memang menjadi titik rawan kepadatan, bahkan pada hari biasa.

"Di Simpang Kepuharjo memang sering padat. Karena itu, selama masa Nataru kami telah menyiapkan pos pengamanan di wilayah tersebut," ujarnya.

Ditambahkannya, personel kepolisian yang berjaga di lapangan terus melakukan pengaturan dan penguraian arus lalu lintas, baik dari arah Surabaya menuju Malang dan Kota Batu, maupun dari arah sebaliknya.

"Dari arah Kota Batu menuju Surabaya juga terjadi peningkatan volume kendaraan. Pada jam-jam sore, arus ke arah Surabaya sudah mulai terlihat ramai," imbuhnya. (*)


Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.