16 January 2026

Get In Touch

Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku "Reset Indonesia"

Tangkapan layar video yang beredar memperlihatkan Camat Madiun berada di lokasi penghentian diskusi dan bedah buku Reset Indonesia.
Tangkapan layar video yang beredar memperlihatkan Camat Madiun berada di lokasi penghentian diskusi dan bedah buku Reset Indonesia.

MADIUN (Lentera) — Kepolisian membantah terlibat dalam pembubaran diskusi dan bedah buku Reset Indonesia di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Sabtu malam (20/12/2025). Polisi justru menduga penghentian acara dilakukan atas keberatan pemerintah kecamatan.

Kapolsek Nglames AKP Gunawan mengatakan pihaknya hanya menerima pemberitahuan kegiatan secara mendadak pada hari pelaksanaan. “Ada pemberitahuan, tapi sore itu juga. Bentuknya PDF, tanggalnya tidak sesuai,” kata Gunawan, Minggu, (21/12/2025).

Gunawan mengklaim kepolisian tidak pernah memerintahkan pembubaran. Ia menyebut jajarannya justru ditugaskan ke lokasi untuk memantau dan mengamankan kegiatan. “Kami persuasif. Bahkan sudah berkoordinasi dengan panitia agar acara selesai pukul 22.00,” ujarnya.

Menurut Gunawan, keberatan justru datang dari pemerintah kecamatan yang menilai kegiatan belum mengantongi izin. “Kemungkinan dari pihak camat yang tidak menghendaki kegiatan itu berlangsung,” kata dia.

Ia menegaskan, terlepas dari ada atau tidaknya izin, kepolisian berkewajiban mengamankan setiap kegiatan yang melibatkan kerumunan warga. “Kewajiban kami pengamanan, bukan pembubaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Madiun, Hestu Wiradriawan, menolak memberikan penjelasan dan mengarahkan persoalan ke camat. “Dengan camat, Pak,” tulis Hestu singkat melalui WhatsApp.

Sementara itu, Camat Madiun, Muksin Harjoko hingga berita ini diturunkan tidak merespons konfirmasi.

Sebelumnya, panitia menyatakan diskusi dan bedah buku Reset Indonesia dihentikan aparat saat persiapan acara hampir rampung. Sejumlah peserta yang baru datang diminta pulang, sementara peserta lain diminta membubarkan diri.

Ketua panitia, Gizzatara, menyebut larangan disampaikan langsung oleh Camat Madiun, didampingi aparat kepolisian. “Pak Camat secara tegas melarang kegiatan ini dan meminta acara dibubarkan,” ujar Gizzatara.

Ia menegaskan panitia telah menyampaikan pemberitahuan kepada kepolisian sebelum acara digelar. Namun tekanan tetap terjadi, termasuk larangan terhadap kehadiran penulis Reset Indonesia, Dandhy Laksono, sebagai narasumber.

Reset Indonesia merupakan buku karya kolektif Tim Indonesia Baru yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu. Panitia menyatakan kegiatan tersebut murni diskusi terbuka tanpa agenda politik praktis.

Penulis Reset Indonesia, Dandhy Laksono, menyebut pembubaran ini sebagai yang pertama sepanjang rangkaian diskusi buku di puluhan kota. “Baru kali ini diskusi Reset Indonesia dihentikan.....Ironisnya, kejadian ini justru menguatkan isi buku yang kami tulis,” ” kata Dandhy. (*)

 

Reporter Wiwiet Eko Prasetyo
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.