SURABAYA (Lentera) – Gempa berkekuatan M5,5 mengguncang Tanimbar, Maluku, Minggu (21/12/2025) pukul 11.02 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M5,2.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,84° LS; 131,42° BT, atau tepatnya berlokasi di laut wilayah Tanimbar, Maluku, pada kedalaman 69 km.
Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas intra-slab Lempeng Banda.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust),” ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya melansir okezone.
Dia juga menjelaskan bahwa berdasaran estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu).
Daryono mengatakan belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 11.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). (*)
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
