01 December 2025

Get In Touch

Lebih 60 Persen Warga Surabaya Potensi Osteoporosis, Anlene dan PEROSI Ajak Bergerak 10 Ribu Langkah

Warga Surabaya mengikuti OsteoWalk dan OsteoRun yang digelar Anlene dan PEROSI. (Amanah/Lentera)
Warga Surabaya mengikuti OsteoWalk dan OsteoRun yang digelar Anlene dan PEROSI. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) — Dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Nasional, Anlene dan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI)  menyelenggarakan kampanye gerakan sehat bertajuk #AktifTanpaBatas di Surabaya, Minggu (30/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya osteoporosis, sekaligus mendorong penerapan gaya hidup aktif dan bergizi seimbang sejak dini.

Marketing Fonterra Brands Indonesia, Farzad Fazi, mengungkapkan risiko osteoporosis di Surabaya tergolong tinggi, berdasarkan hasil Bone Scan Anlene 2024–2025 lebih dari 60 persen warga Surabaya tercatat berpotensi mengalami pengeroposan tulang.

Temuan lain menunjukkan, bahwa masyarakat yang tidak rutin berjalan kaki memiliki risiko 1,4 kali lebih tinggi mengalami osteoporosis dibandingkan dengan mereka yang aktif berjalan.

Melalui kampanye ini, Anlene dan PEROSI menggelar berbagai aktivitas, seperti OsteoWalk 10.000 Langkah, OsteoRun 5K, edukasi kesehatan tulang,sendi, otot, serta pemeriksaan tulang gratis. 

"Keunikan dari kegiatan tahun ini adalah ajakan kepada peserta untuk turut mengajak orang tua mereka bergerak aktif bersama sebagai bentuk dukungan agar tetap sehat dan produktif di usia lanjut," ucap Farzad ketika ditemui Lentera usai kegiatan di Parkir Barat Plaza Surabaya, Minggu (30/11/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyambut baik program ini, kampanye berjalan 10 ribu langkah per hari merupakan cara sederhana namun efektif dalam pencegahan osteoporosis.

“Kegiatan ini membangun awareness bahwa osteoporosis adalah risiko nyata bagi masyarakat, termasuk di Surabaya dan Jawa Timur. Berjalan 10 ribu langkah setiap hari bisa menjadi kampanye kesehatan yang mudah dilakukan,” kata Emil.

Emil menuturkan, kegiatan olahraga semestinya dikemas dengan cara yang menyenangkan sehingga masyarakat lebih konsisten melakukannya. Selain menyehatkan, acara seperti ini juga memberi dampak positif bagi pelaku UMKM yang terlibat.

"Senang itu kan formula dari sehat, kalau orang senang, bahagia maka dia akan menjalankan itu dengan konsisten. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong kesadaran dan kebahagian itu adalah kampanye kesehatan yang paling efektif," tutur Emil.

Sementara itu, Ketua Umum PEROSI, Dr. dr. Tirza Z. Tamin menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan edukasi dan pencegahan osteoporosis secara berkelanjutan. Pihaknya terus mengupayakan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini.

“Tujuan kami adalah meningkatkan kesadaran agar osteoporosis dapat dicegah, dan jika sudah terjadi jangan sampai berlanjut pada patah tulang yang dapat menurunkan kualitas hidup,” ungkapnya.

Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk memastikan warga Indonesia tetap aktif, sehat, dan produktif hingga usia lanjut.

"Jadi, mari kita bersama-sama menggalakkan ini semua, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap aktif. Tulang kita sehat, kita aktif dan produktif terutama di usia lanjut," tutupnya.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.