01 December 2025

Get In Touch

5 Kesalahan Minum Teh Ini Diam-diam Rusak Kesehatan, Catat!

5 Kesalahan Minum Teh Ini Diam-diam Rusak Kesehatan, Catat!

SURABAYA ( LENTERA ) - Selain kopi, banyak orang minum teh untuk mengawali hari. Minum teh pada pagi hari dapat memberikan energi tanpa membuat gelisah. Teh juga mengandung L-theanine, asam amino yang bantu meningkatkan fokus.

Namun, minum teh ada aturannya agar kamu bisa mendapatkan asupan nutrisi dan manfaat sehatnya dengan maksimal. Jika salah, bukan tidak mungkin konsumsi teh justru dapat membuat perut tidak nyaman dan menambah beban kerja liver.

Bahkan, beberapa jenis teh memiliki sensitivitas tertentu terhadap makanan atau minuman lain yang dikonsumsi bersamaan, sehingga pemahaman tentang cara menyeduh yang tepat menjadi kunci untuk mendapatkan manfaat kesehatan secara optimal.

Dengan memahami aturan dasar menikmati teh, pengalaman meminum minuman klasik ini tak hanya memuaskan indera, tetapi juga menyehatkan tubuh secara menyeluruh.

Dikutip dari Times of India berikut 5 kesalahan meracik teh yang diam-diam dapat merusak kesehatan:

Menyeduh teh terlalu lama

Hindari menyeduh daun teh atau teh celup terlalu lama karena membuat level kafein dan tannin meningkat. Asupan tannin berlebih dapat mengiritasi lapisan lambung, memicu keasaman, dan menyebabkan sembelit.

Teh yang terlalu kuat rasanya juga bisa membuat beban kerja liver meningkat. Sebab liver perlu memproses kafein terkonsentrasi dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Untuk waktu ideal menyeduh teh, berbeda tergantung jenisnya. Pada teh hijau sekitar 1-3 menit menggunakan suhu air 70-80 C. Sementara pada teh hitam waktu seduhnya 3-5 menit dengan suhu air 90-100 C. Lalu untuk teh celup umumnya butuh waktu 2-3 menit saja.

Minum teh saat perut kosong

Kesalahan mengonsumsi teh juga termasuk meminumnya pagi hari dalam kondisi perut kosong. Dalam kondisi itu, perut sebenarnya bersifat sangat asam. Ketika terpapar kafein dan tannin, maka dapat memicu mual, perut bergas, dan keasaman parah.

Solusinya, minum teh setelah kamu mengonsumsi makanan ringan. Minum pelan-pelan agar tidak mengiritasi lapisan lambung dan tidak mengganggu sistem pencernaan.

Pakai terlalu banyak gula

Banyak orang suka minum teh manis, tapi perhatikan porsi gula dan pemanis yang dipakai. Jangan berlebihan karena bisa memengaruhi kesehatan usus dan liver.

Gula 'memberi makan' bakteri jahat di usus, memperlambat pencernaan, dan menyebabkan perut kembung. Sementara itu, efek konsumsi gula berlebihan pada liver adalah gula akan diubah menjadi lemak. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit hati berlemak seiring waktu.

Kebanyakan minum teh

Hindari terlalu banyak minum teh setiap hari. Lebih dari 3 atau 4 cangkir teh sudah tergolong berlebihan. Asupan kafein yang berlebih dari teh dapat mengiritasi lambung, memicu asam lambung, menyebabkan dehidrasi, dan meningkatkan ketergantungan pada stimulan.

Jika terlalu banyak minum teh, kerja liver juga akan semakin berat. Liver diketahui bakal memproses kafein secara terus-menerus.

Minum teh segera setelah makan

Minum teh segera setelah makan terdengar menyegarkan, tapi ini termasuk kesalahan yang perlu dihindari. Minum teh mengurangi penyerapan mineral, seperti zat besi dan zinc, memengaruhi kadar nutrisi seiring waktu. Kondisi ini juga memperlambat proses pencernaan.

Menunggu setidaknya 30 menit setelah makan akan memberi efek positif pada usus. Jadi, makanan bisa dicerna dengan lebih optimal. (tim,ist/dya)
 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.